Jakarta, Gesuri.id - Ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, mengatakan pendirian dapur umum dan posko bantuan bagi warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, merupakan tindak lanjut arahan partai untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah.
“Atas arahan DPP, DPD, dan DPC, kita semuanya harus sensitif dan peka ketika ada masyarakat yang terkena musibah ataupun bencana, kita harus sigap,” kata Debby Vita Dewi, dikutip Senin (12/10/2026).
Pendirian dapur umum dan posko bantuan tersebut dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang kehilangan tempat tinggal maupun terdampak kebakaran. Sejumlah bahan pangan dan kebutuhan pokok disiapkan guna mendukung warga selama masa tanggap darurat.
Debby menjelaskan, pendirian posko di Dusun Serdang melibatkan Pengurus Anak Cabang (PAC) dan pengurus ranting PDI Perjuangan. Keterlibatan struktur partai di tingkat kecamatan dan desa diharapkan memudahkan koordinasi penyaluran bantuan bagi warga terdampak.
Menurut Debby, kebutuhan masyarakat setelah kebakaran harus menjadi perhatian, terutama dalam proses penyelamatan, evakuasi, dan pemenuhan logistik. Karena itu, bantuan pada tahap awal difokuskan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga selama berada dalam kondisi darurat.
“Pada tahap awal ini, yang dibutuhkan masyarakat adalah penyelamatan nyawa, kemudian setelah evakuasi mereka membutuhkan logistik,” jelas Debby.
Sejumlah bahan pangan dan kebutuhan pokok telah disiapkan melalui dapur umum dan posko bantuan. Bantuan tersebut meliputi beras, telur, mi instan, air minum, ikan kaleng, serta berbagai kebutuhan logistik lainnya untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat terdampak.
“Kita sudah siapkan beras, kemudian dapur umum, telur, Indomie, air minum, ikan kaleng, dan kebutuhan logistik lainnya,” ungkapnya.
Debby berharap keberadaan dapur umum dan posko bantuan tersebut dapat meringankan beban warga Dusun Serdang selama masa tanggap darurat. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan kader di berbagai tingkatan untuk mendukung masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Ini sebagai bentuk empati dan kepedulian kita bersama kepada masyarakat yang terkena musibah,” tutup Debby.

















































































