Jakarta, Gesuri.id - Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DKI Jakarta mengadakan buka puasa bersama sekaligus memberikan bonus kepada atlet berprestasi.
Ketua Umum Percasi DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, menyerahkan total bonus Rp58 juta kepada para atlet yang meraih medali pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-50 tahun 2025 di Mamuju, Sulawesi Barat.
Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, Wakil Ketua Umum III KONI DKI Jakarta, Fatchul Anas, serta perwakilan dari beberapa BUMD DKI Jakarta, termasuk PAM Jaya, Bank Jakarta, Ancol, Food Station, TransJakarta, Dharma Jaya, dan Pasar Jaya
Bang Kent, sapaan akrab Hardiyanto Kenneth, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi para atlet. Ia menilai bahwa prestasi tersebut diraih melalui proses panjang yang penuh dedikasi dan pengorbanan.
Baca: Ganjar Pranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat
"Prestasi yang diraih hari ini bukan sesuatu yang datang secara tiba-tiba. Ini adalah hasil dari latihan panjang, pengorbanan waktu, energi, dan pikiran. Di balik setiap medali dan gelar, ada keringat atlet, doa orang tua, kesabaran pelatih, serta kerja kolektif seluruh pengurus," kata Kent dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).
Menurut anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan ini, catur adalah olahraga intelektual yang membutuhkan ketajaman analisis, kekuatan mental, pengendalian emosi, serta konsistensi dalam mengambil keputusan di bawah tekanan.
Kent juga menuturkan bahwa pemberian bonus ini sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menghargai kerja keras atlet.
"Bonus ini bukan semata soal nominal, tetapi simbol bahwa organisasi hadir, mendukung, dan berdiri bersama para atlet. Kami ingin memastikan para atlet merasa dihargai dan tidak pernah berjuang sendirian," kata Ketua IKAL PPRA LXII Lemhannas RI itu.
Lebih lanjut, Kent mengatakan bahwa momentum Ramadhan dapat memperkuat nilai karakter yang dibutuhkan dalam dunia catur, seperti kesabaran, kedisiplinan, kejujuran, dan pengendalian diri.
Kent pun mengapresiasi para pelatih, orang tua, serta seluruh pengurus yang berkontribusi dalam pembinaan atlet. Percasi DKI Jakarta berkomitmen untuk memperkuat sistem pembinaan berjenjang dan berkelanjutan, memperluas akses kompetisi, serta meningkatkan kualitas pelatihan dengan memanfaatkan teknologi analisis permainan.
"Target kita bukan hanya mempertahankan prestasi di tingkat nasional, tetapi juga melahirkan pecatur yang mampu bersaing dan mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional," tegasnya.
Baca: Ganjar Tekankan Kepemimpinan Strategis
Kent berharap acara ini dapat mempererat kebersamaan dan memperkuat tekad menuju prestasi yang lebih tinggi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, meminta para atlet dan jajaran pengurus untuk segera mempersiapkan diri menuju PON 2028. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan Jakarta kembali meraih gelar juara umum.
Sebagai informasi, DKI Jakarta berhasil mempertahankan gelar juara umum pada Kejurnas Catur ke-50 tahun 2025 dengan perolehan enam medali emas, dua perak, dan enam perunggu.
Peraih emas dari DKI Jakarta adalah Zach Alexander Tjong (Open U-9), Claudio Vargues Vasco Lasama (Open U-17), Satria Duta Cahaya (Open U-19), Gilbert Elroy Tarigan (Open), R. Syarif Mahmud (Veteran), dan Clementia Adeline (U-17 Putri).

















































































