Ikuti Kami

Ada yang Mau Susupkan Anggaran Sumur Resapan ke RAPBD 2022

Padahal, anggaran sumur resapan sudah dicoret dari draf.

Ada yang Mau Susupkan Anggaran Sumur Resapan ke RAPBD 2022
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengklaim ada pihak yang mencoba memasukkan kembali anggaran sumur resapan dalam RAPBD DKI 2022. 

Padahal, anggaran sumur resapan sudah dicoret dari draf.

Baca: Bambang Pacul ke Komnas HAM: Merusak Hidup Orang, Hukum Mati

"Enggak ada, di drafnya sudah tidak ada. Tapi, memang dicoba dimasukkan kembali. Saya tidak tpahu siapanya (yang 
memasukkan)," kata Ida, Rabu (12/1).

"Tapi saya dapat info, ini coba diusulkan kembali lewat ketua dewan dan ketua dewan coret," Ida mengungkapkan.

Ida mengatakan anggaran sumur resapan sebelumnya disepakati untuk ditiadakan lewat rapat Badan Anggaran. Sehingga, ia tidak mempermasalahkan apabila Pemprov tetap bangun sumur resapan dengan dana swasta.

"Kalau saya sih prinsip begini, kalau swasta itu tidak menggunakan APBD, entah itu sistemnya CSR atau kewajiban itu boleh-boleh saja, kalau memang di daerahnya perlu," katanya.

Pembangunan sumur resapan sesungguhnya menjadi salah satu upaya untuk menangani banjir di Ibu Kota. Namun, anggaran untuk proyek tersebut telah dihapus dari draf RAPBD Jakarta 2022.

Baca: Cagub DKI 2024? Ahok Minta Semua Pihak Jangan Berandai-andai

Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh mengatakan awalnya anggaran untuk program itu diusulkan sekitar Rp300 miliar. Pada rapat komisi, anggaran sumur resapan dipangkas menjadi sekitar Rp120 miliar.  

Hingga situasi terakhir, melalui rapat badan anggaran (Banggar), anggaran untuk sumur resapan disepakati untuk dinolkan.

"Dinolkan dari forum banggar kemarin. Kalau di komisi kan kita sudadinolkanh kurangi jadi Rp120 M. Kalau di (rapat) banggar besar, kesepakatan terakhir akhirnya ," kata Nova saat dihubungi awal Desember 2021.

Quote