Ikuti Kami

Ahok Sebut Nicke Widyawati Perempuan Pemimpin, Ibu Perseroan

Dirut Pertamina Nicke Widyawati terpilih sebagai 100 perempuan paling berpengaruh di dunia versi Majalah Fortune.

Ahok Sebut Nicke Widyawati Perempuan Pemimpin, Ibu Perseroan
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati (kanan) berbincang dengan Komisaris Utama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kiri) saat pembukaan Pertamina Energy Forum 2019 di Jakarta, Selasa, 26 November 2019. PT Pertamina (Persero) menggelar Pertamina Energy Forum 2019 yang membahas perkembangan sektor energi dan bisnisnya dengan tema "Driving Factors: What Will Shape The Future of Energy Business". (ANTARA)

Jakarta, Gesuri.id - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyebut Nicke Widyawati perempuan pemimpin yang juga berperan sebagai ibu di perseroan. 

Baca: Anies Harus Sering Baca Aturan Biar Tak Terkesan Bodoh

“Beliau bisa mengayomi sebagai seorang perempuan ibu,” ujar Ahok, Selasa (12/10) terkait terpilihnya Nicke Widyawati sebagai 100 perempuan paling berpengaruh di dunia versi Majalah Fortune. Direktur Utama Pertamina itu menempati peringkat ke-17.

Ahok menilai capain ini akan memberikan dampak ke perseroan. Terpilihnya Nicke sebagai perempuan berpengaruh secara global diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan.

Majalah Fortune Internasional mengakui prestasi Nicke Widyawati sebagai pimpinan tertinggi perusahaan energi di Indonesia. Nicke disebut-sebut telah terbukti kemampuannya melewati tantangan triple shock, yakni jatuhnya harga minyak, penurunan permintaan bahan bakar, dan tekanan nilai tukar yang dialami Pertamina selama pandemi 2020.

Fortune menilai ketiga faktor itu telah menurunkan pendapatan dan laba Pertamina. Namun pada paruh pertama 2021, di bawah kepemimpinan Nicke, Pertamina menunjukkan kondisi lebih baik dengan mencapai target produksi minyak dan gas bumi.

Baca: New FPI ke Permukaan? Kapitra: Penuhi Dulu Asas Ormas 

Majalah itu juga mengakui Nicke terus mendukung transisi energi Indonesia dengan membangun portofolio energi baru terbarukan untuk memberikan energi bersih bagi Indonesia di masa depan. Nicke telah mencanangkan dan fokus menjalankan transisi energi dan langkah dekarbonisasi pada operasional perusahaan dari hulu hingga hilir selama memimpin Pertamina.

Ini sejalan dengan penilaian atas implementasi aspek Environment, Social & Governance (ESG) Pertamina yang mengalami peningkatan signifikan dari skor 41,6 yang termasuk kategori Several Risk (Februari 2021) menjadi 28,1 atau kategori Medium Risk pada September 2021. Dilansir dari tempo.co

Quote