Ikuti Kami

DPC PDI Perjuangan Bireuen Salurkan Daging Meugang untuk Korban Banjir

Penyaluran daging ini menyasar para korban bencana banjir besar yang terjadi pada 26 November 2025 lalu.

DPC PDI Perjuangan Bireuen Salurkan Daging Meugang untuk Korban Banjir

Bireun, Gesuri – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bireuen menggelar aksi sosial dengan menyembelih lembu untuk dibagikan kepada warga pengungsi terdampak banjir.

Penyaluran daging ini menyasar para korban bencana banjir besar yang terjadi pada 26 November 2025 lalu.
Daging kurban tersebut didistribusikan ke sejumlah titik pengungsian, di antaranya Desa Kapa dan Desa Pante Lhong di Kecamatan Peusangan, serta Desa Lueng Kuli di Kecamatan Peusangan Selatan. 

Baca: Ganjar Tekankan Kepemimpinan Strategis yang Berani 

Langkah ini diambil agar warga terdampak tetap dapat merayakan tradisi meugang—tradisi khas Aceh menyantap daging bersama keluarga—dalam menyambut hari kemenangan.
Kepedulian di Bulan Ramadan

Selain pembagian daging, DPC PDI Perjuangan Bireuen juga aktif menyalurkan paket makanan berbuka puasa secara rutin ke desa-desa terdampak selama bulan suci Ramadan. Kehadiran kader partai di tengah masyarakat ini mendapat sambutan hangat dari warga yang masih dalam masa pemulihan pascabencana.

Warga di lokasi pengungsian tampak antusias menerima bantuan tersebut. Mereka mengaku sangat terbantu dengan perhatian konsisten yang diberikan oleh partai berlambang banteng moncong putih itu.

Keuchik (Kepala Desa) Pante Lhong, Murizal, menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasihnya kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, atas kepedulian yang terus mengalir bagi warga Aceh, khususnya para korban banjir.

Baca: Ganjar Pranowo Ajak Kader Banteng NTB Perkuat Nilai Perjuangan

"Kami sampaikan ribuan terima kasih atas kepedulian ini. Semoga bantuan seperti ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi masyarakat kami yang sedang kesulitan," ujar Murizal, Rabu (18/3).

Aksi sosial ini menjadi wujud nyata solidaritas partai untuk memastikan tradisi keagamaan tetap terjaga di tengah keterbatasan, sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat pascabencana.

Quote