Ikuti Kami

Alit Kelakan Apresiasi Koster Perjuangkan Dana Infrastruktur

"Kemampuan lobi di pusat sangat bagus sehingga Bali banyak dapat dana untuk penyelesaian proyek-proyek besar dan menguntungkan Bali".

Alit Kelakan Apresiasi Koster Perjuangkan Dana Infrastruktur
Anggota DPR I Gusti Ngurah Alit Kesuma Kelakan. (Istimewa)

Denpasar, Gesuri.id - Anggota DPR I Gusti Ngurah Alit Kesuma Kelakan apresiasi langkah Gubernur Bali Wayan Koster dalam memperjuangkan dana dari pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur di tengah pandemi Covid-19.

Baca: Tim Gubernur Anies Diminta Jangan Gerogoti APBD

“Luar biasa, kita punya Gubernur seperti Bapak Wayan Koster kemampuan lobi di pusat sangat bagus sehingga Bali banyak dapat dana untuk penyelesaian proyek-proyek besar dan menguntungkan Bali,” ujar Kesuma Kelakan, baru-baru ini.

Menurutnya, di tengah keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19 masih harus tetap disyukuri karena banyak proyek yang dibangun menggunakan dana pusat seperti pembangunan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Klungkung, penataan kawasan Besakih Karangasem, shortcut Denpasar-Buleleng dan Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk.

“Ketika proyek ini selesai dan Covid-19 juga bisa berakhir diyakini pertumbuhan ekonomi Bali akan semakin membaik,”kata Anggota Komisi VIII DPR ini.

Andaikan Indonesia dan dunia tidak dilanda Covid-19, kata Alit Kelakan, Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia ditambah dengan banyak pembangunan infrastruktur yang memanfaatkan dana pusat seharusnya lonjakan ekonomi di Pulau Dewata luar biasa.

Mantan Wakil Gubernur Bali ini mengakui kondisi ekonomi Bali selama Covid-19 tidak karuan. Saat pertemuan dengan Bank Indonesia beberapa waktu lalu, pertumbuhan ekonomi Bali masih tetap paling terbawah karena selama ini masyarakat mengandalkan sektor pariwisata.

“Kalau Covid-19 berakhir, pariwisata Bali segera pulih, pertumbuhan ekonomi Bali dipastikan akan mesat dan akan menjadi paling teratas dari 34 Provinsi di Indonesia,”ungkapnya.

Ia menyebut dari semua daerah di Bali, ada tiga kabupaten sangat terdampak yaitu Denpasar, Gianyar dan paling parah adalah Badung. Ketika pariwisata kembali pulih, ‘Bumi Keris’ dipastikan berjaya serta memberikan subsidi kepada kabupaten lain dalam penyisihan Pajak Hotel Restauran (PHR).

“Saat ini, kabupaten lain seperti Jembrana, Tabanan masih bisa bertahan dari sektor pertanian dan perkebunan sehingga dampak keterpurukan ekonomi saat Covid tidak separah yang dialami Kabupaten Badung,”sebut Alit Kelakan.

Baca: Megawati Instruksikan Seluruh Kader Waspadai Varian Omicron

Alit Kelakan menambahkan, Bali masih bisa mendongkrak pendapatan dari pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor. Hanya, target pendapatan di tengah Covid-19 tak seperti yang diharapkan karena banyak masyarakat memilih menunda membayar pajak meski sudah diberikan kebijakan bebas denda pajak.

“Dalam situasi sulit saat ini memang sangat susah meski sudah diberikan bebas denda pajak, target yang ditetapkan pasti belum bisa maksimal karena masih ada masyarakat menunda kewajibannya membayar pajak. Kita berharap Covid segera bisa berlalu dan ekonomi Bali bisa bangkit kembali dan pariwisata Bali kembali berjaya,” harapnya.

Quote