Ikuti Kami

Banteng Pamekasan Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan Rakyat 

PDI Perjuangan adalah rumah besar perjuangan rakyat, sehingga seluruh kader diminta tetap solid dan tidak berkecil hati.

Banteng Pamekasan Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan Rakyat 
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan, Mas Taufadi.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan, Mas Taufadi, menegaskan komitmen PDI Perjuangan untuk tetap setia memperjuangkan kesejahteraan rakyat melalui penguatan konsolidasi partai dan sikap politik yang berpihak pada kedaulatan rakyat. 

Penegasan tersebut disampaikan dalam acara Ngaji Politik yang digelar sebagai forum konsolidasi internal dan penjaringan Ketua PAC se-Kabupaten Pamekasan, Selasa, 3 Februari 2026.

Mas Taufadi menjelaskan, kegiatan Ngaji Politik bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang konsolidasi ideologis dan organisatoris agar seluruh kader tetap berada dalam satu barisan perjuangan rakyat. Acara tersebut juga merupakan tindak lanjut instruksi DPD PDI Perjuangan terkait percepatan penjaringan Ketua PAC yang harus diselesaikan paling lambat 10 Februari.

Baca: Ganjar Pranowo Tegaskan Pentingnya Integritas bagi Pemimpin

“Konsolidasi ini bukan hanya soal struktur partai, tapi bagaimana PDI Perjuangan semakin kuat memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Ngaji Politik ini menjadi ruang menyatukan visi, ideologi, dan gerak langkah kita,” ujar Mas Taufadi.

Ia menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran KSB, PAC, dan pengurus karena proses penjaringan tidak dapat dilaksanakan secara terpisah di masing-masing dapil akibat keterbatasan waktu. Namun demikian, ia menegaskan bahwa seluruh tahapan tetap berjalan sesuai mekanisme partai.

Mas Taufadi menegaskan bahwa PDI Perjuangan adalah rumah besar perjuangan rakyat, sehingga seluruh kader diminta tetap solid dan tidak berkecil hati apabila tidak terakomodasi dalam struktur kepengurusan.

“Di PDI Perjuangan, perjuangan tidak diukur dari jabatan. Entah menjadi pengurus atau tidak, selama kita setia pada rakyat, kita tetap berjuang bersama,” katanya.

Dalam forum Ngaji Politik tersebut, Mas Taufadi juga menegaskan sikap politik PDI Perjuangan yang konsisten menolak wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Menurutnya, Pilkada langsung merupakan amanat reformasi yang harus dijaga demi memastikan kebijakan pemerintah daerah benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Baca: Ganjar Pranowo Tegaskan PDI Perjuangan Tak Bisa Didikte 

“PDI Perjuangan tegak lurus pada rakyat. Kami menolak Pilkada lewat DPRD karena kepala daerah harus dipilih langsung oleh rakyat, bukan oleh segelintir elit,” ucapnya.

Selain itu, Mas Taufadi menginstruksikan percepatan kinerja partai dengan mendorong perubahan pola kerja yang lebih cepat, terukur, dan disiplin sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Ia menegaskan bahwa target peningkatan perolehan kursi DPRD bukan semata kepentingan politik, melainkan instrumen untuk memperluas kerja-kerja kerakyatan.

Acara Ngaji Politik tersebut dihadiri Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi PDI Perjuangan Hj. Ansari, jajaran pengurus DPC, PAC, ranting, serta pengampuh partai se-Kabupaten Pamekasan, sebagai penegasan bahwa perjuangan PDI Perjuangan di daerah sejalan dengan komitmen nasional partai dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

Quote