Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti setiap temuan dan aduan masyarakat.
Karena itu kata mantan Bupati Pangandaran, laporan tersebut akan disampaikan melalui kader partai yang berada di jajaran eksekutif dan legislatif di Lingkup Pemkab Pangandaran.
"Kebetulan kepala daerah di Pangandaran dari PDI Perjuangan, maka temuan dan aduan masyarakat ini akan kami sampaikan melalui kader-kader partai yang ada di eksekutif dan legislatif agar segera ditindaklanjuti," ujar Jeje dihubungi Tribun Jabar, Sabtu (28/2).
Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
Program MBG harus dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku. Pihaknya akan terus menerima masukan masyarakat maupun penerima manfaat sebagai bahan evaluasi.
Menurutnya, bupati dan anggota DPRD memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program itu.
Jeje pun menegaskan kader PDI Perjuangan di Kabupaten Pangandaran tidak terlibat dalam pengelolaan program MBG.
Meski demikian, partainya akan terus mengawal dan mengawasi transparansi pelaksanaan program, termasuk kesesuaian antara harga, menu makanan, dan kandungan gizi yang diberikan.
"Menu MBG tidak boleh dalam kondisi basi namun tetap disajikan kepada penerima manfaat. Selain itu, harus sesuai dengan anggaran yang sudah ditentukan," katanya.
Jeje pun mengingatkan adanya potensi penyimpangan dalam pengelolaan program MBG apabila tidak diawasi secara ketat.
Karena, program MBG ini disebut rawan terhadap ketidaksesuaian baik dari sisi kualitas gizi, menu makanan, maupun harga.
Baca: Ganjar Pranowo Ungkap Masyarakat Takut dengan Pajak
"Korupsi biasanya tergantung pada sikap dan adanya kesempatan. MBG ini rawan jika tidak diawasi dengan baik," ucap Jeje.
Meski demikian, Ia menegaskan partainya tidak dalam posisi sebagai eksekutor yang dapat memberhentikan pihak pengelola.
Seluruh temuan dan aduan masyarakat, tentu akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku oleh Bupati dan anggota DPRD di Kabupaten Pangandaran.

















































































