Jakarta, Gesuri.id - Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore yang juga kader PDI Perjuangan menyebut Program Pengembangan Desa yang dijalankan Yayasan Habitat for Humanity Indonesia (HFH) di Kabupaten Sabu Raijua merupakan kelanjutan dari komitmen yang disepakati saat kick-off proyek tersebut pada 20 Juni lalu.
“Bantuan rumah dari HFH bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membangun impian, meningkatkan kualitas hidup, dan mendukung generasi muda,” ujar Bupati Krisman dikutip dari korantimor.co, Kamis (28/8).
Bupati melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Desa Waduwalla, Kecamatan Sabu Liae, yang dilakukan di rumah penerima manfaat, Yanto Riwu Rada, RT 004/RW 002, baru-baru ini.
Acara juga dihadiri Anggota DPRD Dapil II Laurens A. Ratu Wewo, Camat Sabu Liae, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, penerima manfaat, serta tim Habitat Sabu.
Diketahui, HFH, organisasi nirlaba internasional yang bergerak di bidang perumahan rakyat, memulai proyek awal di Desa Waduwalla dan Desa Dainao.
Di Waduwalla akan dibangun satu unit MCK dua pintu di SD GMIT Ege, tiga rumah layak huni, dan rehabilitasi dua embung. Sementara di Dainao, pembangunan meliputi dua rumah layak huni, enam MCK, dan delapan sumur.
Selain mendukung program HFH, Pemda Sabu Raijua juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan embung serta infrastruktur jalan, termasuk pengerjaan hotmix dari Ledeke hingga Halapaji.