Ikuti Kami

Edy Wuryanto Dukung Rencana Pembangunan RSUD di Wilayah Timur Rembang

Rencana yang digagas Bupati Rembang Harno itu merupakan langkah positif untuk meningkatkan pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Edy Wuryanto Dukung Rencana Pembangunan RSUD di Wilayah Timur Rembang
Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto mendukung rencana Pemerintah Kabupaten Rembang untuk membangun satu lagi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di wilayah timur. 

Menurutnya, rencana yang digagas Bupati Rembang Harno itu merupakan langkah positif untuk meningkatkan pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Keinginan Bupati Rembang untuk membangun rumah sakit di wilayah timur itu sangat baik, karena warga di sana jaraknya cukup jauh jika harus menuju RSUD dr R Soetrasno Rembang,” ujarnya.

Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo

Edy menilai, pemerataan akses layanan kesehatan masih menjadi persoalan utama di Indonesia, sehingga pembangunan fasilitas kesehatan di daerah yang belum terjangkau sangat diperlukan. Sebagai anggota DPR RI di Komisi IX yang membidangi kesehatan, pihaknya siap mendukung realisasi rencana tersebut, termasuk membantu komunikasi dengan pemerintah pusat.

“Kami di Komisi IX tentu mendukung, karena memang tugas kami juga menyelesaikan pemerataan akses pelayanan kesehatan. Saya berharap Pak Bupati segera menyelesaikan perencanaannya, nanti akan kami bantu komunikasikan dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, dukungan dari pemerintah pusat dimungkinkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), baik untuk pembangunan fisik rumah sakit maupun penyediaan sarana dan alat kesehatan. “Harapannya bisa dibantu lewat APBN, apakah untuk pembangunan atau alat kesehatannya, nanti kita lihat skema anggaran yang ada,” katanya.

Lebih lanjut, Edy menegaskan, keberadaan RSUD tambahan di wilayah timur akan semakin memperkuat layanan kesehatan di Kabupaten Rembang, yang saat ini telah mencapai Universal Health Coverage (UHC). “Rembang sudah UHC, jadi kalau masyarakat sakit, tidak perlu keluar daerah. Cukup dirawat di Rembang, sehingga manfaat anggaran juga bisa dirasakan di daerah sendiri,” ucapnya.

Baca: Ganjar: Saya Tidak Bisa Asal Janji yang Nanti Tak Bisa Dilaksanakan

Beberapa waktu lalu Bupati Rembang Harno menyampaikan, Pemkab telah menyiapkan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit tersebut. Pembebasan lahan direncanakan menggunakan APBD Perubahan Tahun 2026.

Selain pembebasan lahan, Pemkab Rembang juga tengah menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai tahapan awal perencanaan pembangunan. Targetnya, pada akhir 2026, usulan pembangunan RSUD Rembang timur sudah dapat diajukan ke pemerintah pusat.

Ia memperkirakan kebutuhan anggaran pembangunan rumah sakit tersebut berkisar antara Rp50 miliar hingga Rp100 miliar. Hal itu tergantung pada spesifikasi dan kapasitas layanan yang direncanakan

Quote