Ikuti Kami

Empat Pilar Kebangsaan Modal Hadapi Gerakan Transnasional

“Bicara jati diri bangsa, bukan hal ringan. Artinya, membangun karakter atau jati diri, tidak cukup membaca buku".

Empat Pilar Kebangsaan Modal Hadapi Gerakan Transnasional
Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur X (Lamongan dan Gresik), Nasyirul Falah Amru (Gus Falah).

Lamongan, Gesuri.id - Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur X (Lamongan dan Gresik), Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) mensosialisasikan empat pilar kebangsaan untuk membumikan jati diri bangsa dan negara kepada warga Desa Maindu, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. 

“Bicara jati diri bangsa, bukan hal ringan. Artinya, membangun karakter atau jati diri, tidak cukup membaca buku, ikut seminar dan pelatihan saja. Namun dibutuhkan mekanisme pembiasaan berulang-ulang secara terarah dan konsisten,” ucap Gus Falah, Rabu (25/11).

Baca: Putra: Generasi Muda Harus Jadi Pelopor, Bukan Pelapor!

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara harus dipahami seluruh masyarakat untuk mewujudkan bangsa dan negara yang adil, makmur, sejahtera, serta bermartabat.

“Bangsa kita akan utuh dan kuat bila pilarnya kuat. Dengan empat pilar, maka akan menjadi modal dasar kita berbangsa dan bernegara di tengah rongrongan gerakan Islam transnasional yang membuat faham baru yakni khilafah, padahal khilafah ditolak di negara manapun,” kata Gus Falah.

Dalam sosialisasi empat pilar bermaterikan Pancasla, UUD 1945, NKRI serta Bhineka Tunggal Ika itu, Gus Falah juga mengimbau kepada warga untuk menjaga kesehatan dengan tidak terpapar virus Covid-19.

“Semoga kita semua bisa melewati masa pandemi ini. Kita harus mencegah korban bertambah lagi. Ini bukan tugas pemerintah atau satgas tapi tugas kita bersama," tuturnya.

Dia juga mengingatkan agar warga mempertahankan ketahanan ekonomi di tengah masa pandemi Covid-19. Caranya, tambah dia, menghidupkan lagi usaha-usaha kecil.

Baca: Atty: Pelurusan Sejarah 1965 Berharga Bagi Bangsa! 

"UMKM harus tetap dipertahankan dan eksis, agar ketahanan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 dapat menjadi andalan masyarakat yang sedang tertatih," ujarnya.

Di akhir acara, Gus Falah berpesan kepada seluruh peserta sosialisasi empat pilar yang dihadiri kader PDI Perjuangan dan pemuda agar memahami bahwa Pilkada merupakan sistem merebut kekuasaan secara konstitusional.

“Untuk itu PDI Perjuangan sebagai pilar demokrasi wajib mensukseskan Pilkada yang damai dan langsung umum bebas dan rahasia (luber) serta menangnya kader partai,” kata Gus Falah.

Quote