Ikuti Kami

Ferdinand Soroti Menkeu Purbaya Usai Dirut BEI dan Pejabat OJK Mundur: Kapan Nyusul?

Mundurnya para pejabat tersebut mencerminkan adanya persoalan serius yang tengah dihadapi sektor keuangan nasional.

Ferdinand Soroti Menkeu Purbaya Usai Dirut BEI dan Pejabat OJK Mundur: Kapan Nyusul?
Politikus PDI Perjuangan, Ferdinand Hutahaean (kiri), Menkeu Purbaya (kanan).

Jakarta, Gesuri.id - Politikus PDI Perjuangan, Ferdinand Hutahaean, menyoroti dinamika di sektor keuangan nasional menyusul pengunduran diri sejumlah pejabat tinggi, mulai dari Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman hingga Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar. Pengunduran diri tersebut terjadi di tengah kondisi pasar modal yang bergejolak akibat anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

“Dirut Bursa Efek Indonesia telah mengundurkan diri disusul kemudian tiga komisioner OJK mengundurkan diri. Juga terjadi keguncangan di sektor keuangan kita,” kata Ferdinand Hutahaean dikutip dari akun Instagram pribadinya, Minggu (1/2/2026).

Ia menilai mundurnya para pejabat tersebut mencerminkan adanya persoalan serius yang tengah dihadapi sektor keuangan nasional. Namun demikian, Ferdinand menegaskan dirinya tidak ingin memperdebatkan alasan pengunduran diri para pimpinan lembaga keuangan tersebut.

“Saya tidak mau bertanya mengapa mereka mundur, saya hanya mau bertanya singkat saja. Purbaya kapan nyusul? hahaaha,” ucap Ferdinand sambil tertawa.

Menurut Ferdinand, keguncangan di pasar keuangan tidak bisa dilepaskan dari peran otoritas fiskal dan kebijakan ekonomi nasional. Ia menyiratkan bahwa tanggung jawab atas situasi tersebut seharusnya tidak hanya dibebankan kepada pimpinan lembaga teknis seperti BEI dan OJK, tetapi juga kepada pembuat kebijakan di level kementerian.

Sentilan Ferdinand tersebut ditujukan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang dinilainya memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan nasional. Dengan gaya satir, Ferdinand mempertanyakan konsistensi tanggung jawab pejabat negara ketika terjadi krisis atau keguncangan di sektor vital.

Pernyataan Ferdinand pun menuai beragam respons di ruang publik. Sebagian menilai kritik tersebut sebagai bentuk kontrol politik terhadap kinerja pemerintah, sementara yang lain menganggapnya sebagai sindiran keras yang mencerminkan keresahan masyarakat atas kondisi ekonomi terkini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Kementerian Keuangan terkait pernyataan Ferdinand Hutahaean tersebut. Namun demikian, polemik mengenai stabilitas sektor keuangan dan akuntabilitas pejabat negara diperkirakan masih akan terus bergulir seiring perkembangan situasi pasar dan kebijakan ekonomi ke depan.

Quote