Jakarta, Gesuri.id - Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih meninjau langsung dampak gempa yang terjadi kemarin di kompleks Gedung Taman Budaya Gunungkidul (TBG).
Dalam kunjungan tersebut, bupati menemukan sejumlah kerusakan yang dinilai cukup mengkhawatirkan, terutama di beberapa bagian bangunan utama.
Dia menjelaskan, salah satu titik yang terdampak berada di lantai dua, tepatnya di ruang pertunjukan dan auditorium.
“Di sana seperti tahun sebelumnya, ada bagian yang kembali rontok. Namun kali ini efeknya juga mengganggu genteng di beberapa sudut yang terlihat mulai bergeser,” kata Endah, dikutip Kamis (29/1).
Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera ditangani, terlebih saat ini memasuki musim hujan.
Jika genteng tidak segera diperbaiki, air dikhawatirkan akan masuk ke dalam bangunan dan mengganggu berbagai instalasi.
“Ada listrik dan fasilitas lainnya yang tentu bisa terdampak kalau air sampai masuk,” ujarnya.
Selain itu, bupati juga menemukan kerusakan pada penangkal petir diduga tersambar atau bahkan patah akibat guncangan gempa.
“Ternyata penangkal petirnya ikut terdampak, kondisinya sudah patah,” ucapnya.
Kerusakan paling parah, lanjut Endah, terjadi pada bangunan tembok di sisi barat kompleks TBG.
Pondasi bangunan tersebut dilaporkan ikut terbelah dan patah.
“Ini sebenarnya sudah beberapa waktu kami bicarakan dengan kepala TBG, dan sekarang kondisinya semakin parah karena pondasinya ikut retak,” jelasnya.
Selanjutnya, pihak terkait segera melakukan pendataan menyeluruh dan penanganan lanjutan agar kerusakan tidak semakin meluas serta aktivitas di Taman Budaya tetap bisa berjalan dengan aman.

















































































