Jakarta, Gesuri.id — Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk mengisi bulan Agustus dengan energi dan kegiatan yang positif.
Imbauan ini disampaikan guna menyikapi beredarnya isu serta rumor kerusuhan di tengah dinamika bangsa.
Meski mendorong penciptaan iklim politik yang kondusif, Hasto menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh membungkam daya kritis masyarakat.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Menurutnya, kebebasan berserikat dan menyampaikan pendapat merupakan hak mutlak yang dijamin oleh konstitusi.
"Bulan Agustus ini harus menjadi energi positif bagi kita, tanpa menghilangkan suara-suara kritis yang memang harus terus disuarakan," ujar Hasto.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran kritik dalam menjaga dinamika kekuasaan di negara demokrasi. Merujuk pada adagium power tends to corrupt, Hasto menilai setiap pemangku kekuasaan harus selalu terbuka terhadap pandangan yang berbeda.
"Siapa pun yang menjabat dalam sistem demokrasi harus siap dikritik dan siap menerima pandangan yang berbeda. Suara-suara kritis tersebut harus dimaknai sebagai pengingat demi kepentingan nasional," tegasnya.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Lebih lanjut, Hasto menjelaskan bahwa momentum kemerdekaan di bulan Agustus seharusnya dimanfaatkan untuk merumuskan solusi atas berbagai persoalan nasional.
Ia menekankan perlunya evaluasi dan keselarasan agenda antara pemerintah, koalisi, serta seluruh pemangku kepentingan agar senantiasa berorientasi pada kebutuhan rakyat.
Sebagai partai politik, PDI Perjuangan berkomitmen untuk terus menjalankan fungsi check and balances terhadap kebijakan eksekutif, sekaligus menjadi wadah penyalur aspirasi rakyat sesuai dengan misi awal kelahirannya.

















































































