Ikuti Kami

I Nyoman Serahkan Bantuan untuk Pura Jagat Kerana Mertasari

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya mengembalikan aspirasi masyarakat yang dihimpun saat turun langsung ke lapangan.

I Nyoman Serahkan Bantuan untuk Pura Jagat Kerana Mertasari
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, I Nyoman Slamet.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, I Nyoman Slamet, menghadiri rangkaian Piodalan ke-73 Pura Jagat Kerana Mertasari, Desa Mertasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (3/1).

I Nyoman Slamet menyerahkan bantuan hibah secara simbolis kepada pengurus Pura Jagat Kerana Mertasari yang bersumber dari APBD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun Anggaran 2025.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan dikelola secara bertanggung jawab oleh pengurus pura.

Baca: Ganjar Pranowo Belum Pastikan Maju Pada Pilpres 2029

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Saya mohon agar laporan pertanggungjawaban segera dibuat paling lambat 60 hari sejak bantuan diterima,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, bantuan yang disalurkan bukan berasal dari dana pribadi, melainkan dana publik yang diperjuangkan melalui mekanisme pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD.

Menurutnya, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya mengembalikan aspirasi masyarakat yang dihimpun saat turun langsung ke lapangan.

Pada tahun 2025 ini, bantuan yang berhasil dicairkan untuk Pura Jagat Kerana Mertasari sebesar Rp100 juta.

Ia menjelaskan, pengajuan bantuan hibah tidak diperbolehkan dilakukan secara berturut-turut setiap tahun pada lokasi yang sama.

I Nyoman Slamet juga mengapresiasi penataan Pura Jagat Kerana Mertasari yang dinilainya sudah sangat baik meskipun berada di lokasi dengan keterbatasan lahan.

Baca: Kisah Keluarga Ganjar Pranowo Jadi Inspiratif Banyak Pihak

“Penataannya sudah sangat bagus. Meski lokasinya terbatas, pengurus mampu memaksimalkan yang ada. Bantuan dari provinsi ini tentu tidak untuk membangun sepenuhnya, tetapi sebagai bentuk dukungan,” kata dosen di Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana itu.

Selain sebagai legislator, I Nyoman Slamet juga diketahui berprofesi sebagai dosen di Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Senyana Sulawesi Tengah, yang telah berdiri selama 14 tahun.

Ia menyampaikan, kampus tersebut memiliki sejumlah program studi, mulai dari pariwisata, PGSD, PGPAUD, hingga Ekonomi Hindu, dan baru-baru ini telah meluluskan mahasiswa.

Quote