Ikuti Kami

Paramitha Minta OPD Optimalkan Penyerapan Anggaran

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta kualitas pelayanan publik.

Paramitha Minta OPD Optimalkan Penyerapan Anggaran
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.

Jakarta, Gesuri.id - Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menegaskan agar seluruh kepala OPD mengoptimalkan penyerapan anggaran untuk menyukseskan program prioritas Mitha Wurja. 

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta kualitas pelayanan publik.

Paramitha menyebutkan terdapat sembilan program prioritas utama Paramitha-Wurja yang harus menjadi fokus OPD, yakni Beresi Dalan atau perbaikan jalan, digitalisasi administrasi kependudukan, Wardoyo (Wareg Sedoyo) berupa bantuan sembako bagi warga miskin, Beresi Sampah, Satu Keluarga Satu Sarjana, Brebes Festival dan Lestari Budayaku, Jaga Harga Bawang, serta layanan Nakes Door to Door.

Baca: Ganjar Tekankan Kepemimpinan Strategis

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Brebes Edy Kusmantoro menjelaskan, kebutuhan belanja APBD 2026 diproyeksikan mencapai Rp3,650 triliun, sedangkan pendapatan daerah sekitar Rp3,5 triliun. Dengan demikian, terdapat defisit sekitar Rp147 miliar.

“Defisit tersebut insya Allah dapat ditutup dari SILPA tahun anggaran 2025,” kata Edy.

Menurut Edy, kondisi itu dipicu oleh rasionalisasi anggaran serta pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat, sehingga belanja daerah harus disesuaikan. Pemkab Brebes pun menerapkan langkah efisiensi dengan memangkas belanja penunjang.

“Anggaran seperti ATK, perjalanan dinas, dan lembur kita kurangi. Di beberapa OPD pemangkasan bisa mencapai 30 sampai 40 persen, tergantung kebutuhan,” ujarnya.

Baca: Ganjar Harap Kepemimpinan Gibran Bisa Teruji

Edy juga menyampaikan adanya penambahan penghasilan bagi tenaga kesehatan puskesmas sebesar 20 persen pada 2026. Tambahan itu diberikan melalui skema TPP statis berdasarkan beban kerja, di luar jasa medis, dan telah disesuaikan dengan ketentuan agar tidak menimbulkan temuan.

Adapun porsi belanja pegawai dalam APBD Brebes 2026 mencapai 33,45 persen, melebihi batas ideal 30 persen. Edy menyebut kondisi itu dipengaruhi oleh tambahan beban belanja untuk PPPK paruh waktu.

Meski demikian, ia memastikan belanja infrastruktur mendapat porsi lebih besar tahun ini. “Hasil efisiensi diarahkan oleh bupati untuk memperkuat belanja infrastruktur,” kata Edy.

Quote