Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ida Nurlaela Wiradinata, meminta kesiapan sektor energi menjelang arus mudik Idul Fitri 2026 mendapat perhatian serius. Hal tersebut disampaikannya dalam pertemuan Komisi VI DPR RI dengan Pertamina yang digelar di Pertamina Office Building Surabaya, dikutip Rabu (11/3/2026).
“Lonjakan harga minyak dunia akibat ketegangan global harus menjadi alarm bagi ketahanan energi nasional. Apalagi saat mudik Lebaran, kebutuhan BBM pasti meningkat seiring tingginya mobilitas masyarakat,” ujar Ida di sela-sela pembahasan.
Dalam pertemuan tersebut, Komisi VI DPR RI memberikan perhatian khusus pada kesiapan BUMN sektor energi dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat musim mudik Lebaran. DPR menilai kesiapan pasokan energi menjadi faktor penting agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman dan lancar.
Berdasarkan data pemerintah, jumlah pergerakan masyarakat pada periode Lebaran 2026 diprediksi menembus 143 juta orang. Angka tersebut merepresentasikan lebih dari separuh total populasi Indonesia yang melakukan perjalanan dalam waktu bersamaan.
Menanggapi kekhawatiran tersebut, pihak Pertamina memastikan bahwa pasokan energi tetap berada dalam kondisi aman. Perusahaan pelat merah itu juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi menghadapi lonjakan kebutuhan bahan bakar selama masa mudik dan arus balik.
Pertamina menyatakan cadangan BBM untuk periode Lebaran 2026 berada dalam posisi mencukupi. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan titik-titik layanan tambahan di jalur rawan kemacetan serta kawasan destinasi wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan.
Langkah mitigasi juga dilakukan untuk menghadapi potensi fluktuasi harga minyak global agar tidak mengganggu distribusi energi di dalam negeri.
Ida menegaskan bahwa kesiapan sektor energi tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis distribusi, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan keamanan masyarakat selama perjalanan mudik.
“Pariwisata dan silaturahmi adalah penggerak ekonomi saat Lebaran. Kesiapan energi menjadi kunci agar perjalanan masyarakat bisa berlangsung aman, lancar, dan nyaman,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa DPR RI akan terus melakukan pengawasan terhadap kesiapan pasokan energi hingga mendekati hari raya Idul Fitri. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan BBM di jalur-jalur utama mudik yang berpotensi memicu kepanikan masyarakat.

















































































