Medan, Gesuri.id — Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh tidak bisa sekadar mengandalkan niat, melainkan membutuhkan aktivitas fisik rutin yang diimbangi dengan pola makan seimbang. Pesan tersebut menjadi inti dari kegiatan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (Gemar) yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI bekerja sama dengan Komisi X DPR RI di Kota Medan, Sabtu (12/9) dan Minggu (13/9).
Rangkaian acara yang diinisiasi oleh Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, ini memadukan olahraga body combat dan funwalk. Kegiatan ini melibatkan masyarakat umum serta mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Alumni dan Mahasiswa Aspirasi (Pamas) dr. Sofyan Tan dari berbagai perguruan tinggi di Kota Medan.
Hari pertama kegiatan yang dipusatkan di Kompleks CBD Polonia, Medan, diisi dengan sesi body combat yang dipandu oleh instruktur Roy Ginting dan Miss Jana. Sekitar 150 peserta tampak antusias mengikuti setiap gerakan olahraga yang memadukan elemen seni bela diri seperti Taekwondo, Karate, dan Muay Thai tersebut.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Turut hadir dalam acara ini Tenaga Ahli DPR RI, Finche Kosmato dan Lisnawati Ginting; Rektor Universitas Satya Terra Bhinneka, Bobby Christian Halim; serta pengurus Pamas dr. Sofyan Tan.
Sofyan Tan menegaskan bahwa generasi muda tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga ketahanan fisik yang prima agar tetap produktif.

"Olahraga bukan hanya untuk membentuk tubuh, melainkan juga menjaga kesehatan dan meredakan stres. Latihan body combat selama kurang lebih 55 menit mampu membakar ratusan kalori, tergantung pada intensitas latihan masing-masing," ujar Sofyan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara asupan makanan dan aktivitas harian. Menurutnya, konsumsi makanan tinggi kalori—seperti gorengan—secara berlebihan tanpa diimbangi olahraga dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Selain aspek fisik, olahraga dipandang sebagai sarana melatih disiplin, mengendalikan emosi, dan mempererat interaksi sosial.
"Kuncinya adalah keseimbangan. Makanan boleh dinikmati, tetapi harus diimbangi dengan olahraga," tegasnya.
Baca: Ganjar Bangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa

Semangat kebersamaan berlanjut pada hari kedua melalui kegiatan funwalk di kawasan Royal Sumatera, Medan. Jalan santai yang diikuti komunitas Sahabat dr. Sofyan Tan dari wilayah Medan Johor, Medan Tuntungan, dan Medan Selayang ini berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Sofyan Tan menekankan bahwa persahabatan tidak boleh berhenti pada interaksi sosial biasa, melainkan harus diwujudkan dalam bentuk kepedulian nyata. Kepedulian tersebut mencakup kesediaan saling membantu saat menghadapi kesulitan, termasuk dalam mendukung pendidikan anak dan kehidupan sosial masyarakat.
Melalui program Gemar, kolaborasi antara Kemenpora dan Komisi X DPR RI ini diharapkan tidak menjadi ajang seremonial belaka, melainkan mampu memicu kesadaran masyarakat untuk menjadikan aktivitas fisik sebagai gaya hidup harian. Bagi Sofyan Tan, masyarakat yang sehat adalah mereka yang tidak hanya bugar secara fisik, tetapi juga memiliki rasa empati, solidaritas, dan kebersamaan yang kuat.

















































































