Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IX DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VI, Vita Ervina, menegaskan bahwa pengamalan dan penjagaan Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara merupakan tanggung jawab kolektif seluruh masyarakat, bukan sekadar tugas pemerintah maupun aparat keamanan.
Hal tersebut disampaikan Vita saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan—yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—di Galan Living, Kabupaten Magelang, Sabtu (12/9/2026).
Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
“Urusan ideologi bukan hanya tugas Presiden, TNI, atau Polri saja, melainkan tugas kita bersama untuk menjaga dan mengamalkannya. Itu harga mati,” tegas Vita di hadapan perwakilan tokoh masyarakat dari Kecamatan Secang dan Windusari.
Politisi PDI Perjuangan tersebut mengingatkan agar masyarakat memiliki ketegasan sikap dalam mengidentifikasi berbagai potensi ancaman yang ingin merusak keutuhan ideologi negara.
“Sudah saatnya kita mampu menentukan sikap, mana kawan dan mana lawan. Lawan kita adalah siapa pun yang ingin memporak-porandakan Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, serta menyebarkan paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa,” ujarnya.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Melihat tantangan zaman yang kian kompleks, Vita menilai penguatan karakter dan wawasan kebangsaan harus mendapatkan porsi prioritas agar nilai-nilai luhur bangsa dapat dipahami secara komprehensif.
Ia pun mengimbau para tokoh masyarakat yang hadir untuk membangun sinergi hingga ke tingkat satuan pemerintahan terkecil dalam memelihara kerukunan serta membentengi lingkungan warga dari ancaman disintegrasi.

















































































