Ikuti Kami

Kendala Teknis Pra-SPMB SMAN 1 Kota Serang, Yeremia Mendrofa: Jangan Persulit Masyarakat!

Yeremia Mendrofa, memberikan peringatan keras agar sistem pendaftaran tidak justru membebani calon siswa dan orang tua.

Kendala Teknis Pra-SPMB SMAN 1 Kota Serang, Yeremia Mendrofa: Jangan Persulit Masyarakat!
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten, Yeremia Mendrofa.

Serang, Gesuri.id  – Pelaksanaan pra-Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 1 Kota Serang menuai sorotan setelah diwarnai berbagai kendala teknis. 

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten, Yeremia Mendrofa, memberikan peringatan keras agar sistem pendaftaran tidak justru membebani calon siswa dan orang tua.

​"Dengan adanya pra-SPMB, jangan sampai calon siswa maupun orang tua dipersulit. Justru seharusnya sistem ini hadir untuk mempermudah proses pendaftaran," tegas Yeremia saat memberikan keterangan, Kamis (7/5).

Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengingatkan adanya potensi kerawanan di tengah ketidaksiapan sistem. Ia menekankan agar tidak ada oknum yang mencoba mencari celah untuk mengambil keuntungan pribadi dari situasi tersebut.

​Menurut Yeremia, potensi penyalahgunaan seperti tawaran bantuan instan untuk mempercepat verifikasi hingga manipulasi data siswa harus diantisipasi secara serius oleh pihak sekolah maupun dinas terkait.

​"Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan kondisi ini dengan menawarkan jasa agar prosesnya dipermudah, apalagi sampai mengubah data. Ini harus diawasi ketat," ujar Yeremia dengan nada bicara yang tegas.

Sebagai langkah konkret, Yeremia menyatakan bahwa pihak legislatif akan segera melakukan evaluasi menyeluruh. Ia tidak menutup kemungkinan untuk memanggil penyedia sistem serta dinas terkait guna meminta pertanggungjawaban atas kendala yang terjadi.

​Yeremia mengungkapkan bahwa dirinya telah bergerak cepat dengan menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten secara langsung.

Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

​"Tadi saya sudah menelepon Pak Kadis untuk segera menindaklanjuti persoalan ini. Beliau menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan tim IT agar kendala yang ada bisa cepat diatasi," ungkapnya.

​Di akhir pernyataannya, ia berharap perbaikan sistem dilakukan secepat mungkin demi menjamin proses pendaftaran yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, tujuan awal digitalisasi pendaftaran adalah efisiensi, sehingga jangan sampai menciptakan kerugian bagi masyarakat.

​"Intinya, jangan sampai niat baik menghadirkan sistem ini justru menimbulkan masalah baru. Harus ada evaluasi cepat dan perbaikan nyata agar masyarakat tidak dirugikan," pungkasnya.

Quote