Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, menyambangi kediaman mendiang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang meninggal dunia dalam tragedi kendaraan taktis (rantis) milik Brimob.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi musibah yang sangat berat ini,” ujar Kenneth dalam keteranganya di Jakarta, Sabtu, 30 Agustus 2025.
Menurut Bang Kent - sapaan akrab Hardiyanto Kenneth, musibah ini tidak hanya menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi duka bagi seluruh masyarakat.
Apalagi, pengemudi ojek online adalah “pejuang jalanan” yang setiap hari bekerja keras demi menghidupi keluarga sekaligus melayani kebutuhan transportasi masyarakat.
"Kehilangan satu nyawa dalam kondisi yang tragis tentu menjadi pengingat bagi kita semua, betapa pentingnya menjunjung tinggi keselamatan, kemanusiaan, dan penghormatan terhadap martabat manusia dalam setiap situasi," tegas Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu.
Untuk itu, Politisi PDI Perjuangan itu mendorong kepolisian segera melakukan investigasi secara terbuka, transparan, dan adil terkait insiden ini.
"Aparat negara sejatinya hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Oleh karena itu, setiap tindakan di lapangan harus selalu mengedepankan prinsip keselamatan rakyat sebagai prioritas utama," ucap
Ketua IKAL (Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI) PPRA Angkatan LXII itu.
Di sisi lain, Kent juga mengajak masyarakat untuk menjaga kedamaian dan tidak terprovokasi, serta tetap kritis terhadap nilai-nilai keadilan serta kemanusiaan.
“Mari kita jadikan musibah ini sebagai momentum introspeksi bersama agar kota ini menjadi ruang hidup yang aman, manusiawi, dan berkeadilan bagi semua warganya," bebernya.
Tidak lupa, Kent menyerahkan santunan kepada keluarga Affan Kurniawan zebagai bentuk penghormatan.
"Saya berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga, dan menjadi pengingat bahwa masyarakat dan pemerintah selalu peduli kepada para pejuang keluarga seperti almarhum," kata Kenneth.