Ikuti Kami

Lanjutkan Estafet Perjuangan Adi Sutarwijono, Anas Karno Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Surabaya

​Anas menyampaikan rasa hormat dan dedikasi mendalam kepada mendiang Adi Sutarwijono.

Lanjutkan Estafet Perjuangan Adi Sutarwijono, Anas Karno Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Surabaya
Anggota DPRD Kota Surabaya, Anas Karno.

Jakarta, Gesuri.id  – Anas Karno resmi mengemban amanah baru sebagai anggota DPRD Kota Surabaya melalui mekanisme Pergantian Antarwaktu (PAW) sisa masa jabatan 2024–2029. Politisi PDI Perjuangan ini dilantik untuk menggantikan almarhum Adi Sutarwijono dalam prosesi yang berlangsung khidmat Senin (27/4).

​Anas menyampaikan rasa hormat dan dedikasi mendalam kepada mendiang Adi Sutarwijono. Baginya, sosok almarhum bukan sekadar rekan kerja, melainkan figur sentral dalam perjalanan politiknya.

Baca: Terobosan dan Torehan Segudang Prestasi Ganjar Pranowo

​“Ini adalah amanah besar. Pak Adi Sutarwijono bukan hanya ketua saya, tetapi juga guru dan sahabat. Bismillah, saya akan melanjutkan perjuangan beliau yang selama ini konsisten turun ke masyarakat,” ujar Anas dengan penuh haru.

​Anas menegaskan komitmennya untuk meneruskan program-program kerakyatan yang telah dirintis oleh almarhum, khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Surabaya. Ia bertekad memperluas jangkauan manfaat pengabdiannya bagi seluruh warga Kota Pahlawan.

​Keberpihakan kepada rakyat kecil dipastikan akan menjadi kompas utama Anas dalam menjalankan tugas legislatifnya. Menurutnya, menjaga kedekatan dengan akar rumput adalah prinsip yang tidak bisa ditawar.

Baca: Strategi Ganjar Pranowo untuk Hubungkan Langsung Dunia

​“Apa yang sudah dibangun dan diperjuangkan beliau akan kami lanjutkan. Prinsipnya adalah bagaimana tetap dekat dengan masyarakat, mendengar, serta memperjuangkan aspirasi mereka secara nyata,” tambahnya.

​Mengenai penugasan dalam Alat Kelengkapan Dewan (AKD), Anas menyatakan kesiapannya untuk mematuhi instruksi partai. Sebagai kader PDI Perjuangan yang loyal, ia mengaku siap mengabdi di komisi mana pun demi kepentingan publik.

​“Sebagai kader, saya tegak lurus pada instruksi partai. Apakah nanti ditempatkan di Komisi A, B, C, atau D, saya sepenuhnya siap menjalankan amanah tersebut dengan maksimal,” tegasnya.

Quote