Ikuti Kami

Ledy Ajak Masyarakat Tangerang Giat Bergotong Royong! 

Tanpa beban, warga seharusnya dengan senantiasa membuat wilayah mereka menjadi lebih bersih, aman dan indah.

Ledy Ajak Masyarakat Tangerang Giat Bergotong Royong! 
Anggota DPRD Kota Tangerang, Ledy M.P. Butar-Butar.

Tangerang, Gesuri.id - Anggota DPRD Kota Tangerang, Ledy M.P. Butar-Butar mengatakan, kegiatan gotong royong dalam lingkungan warga, sudah semestinya dilakukan oleh warga itu sendiri. 

Tanpa beban, warga seharusnya dengan senantiasa membuat wilayah mereka menjadi lebih bersih, aman dan indah.

"Siapa lagi yang bisa membangun daerah (Tangerang Selatan) kalau bukan sesama warga. Saya ini juga dari perantauan, juga panjenengan-panjenengan sama-sama merantau dari daerah. Bagaimana caranya kita membangun daerah, yaitu dengan saling respek, saling tepo seliro, tidak ada masalah yang tidak bisa terselesaikan. Kita bisa menyeselesaikan dengan secangkir kopi, secangkir teh. Artinya apa? Kita bangun rasa kekeluargaan yang luar biasa?,” kata Ledy saat menghadiri acara “Guyub Bersama Cluster Fedora”, Tangerang Selatan, Minggu (12/3) 

Baca: 9.317 Pegiat Senam Bojonegoro Meriahkan Lomba SICTA

PLT Camat Serpong Utara Heru Sudarmanto mengapresiasi terlaksananya acara “Guyub Bersama Cluster Fedora” dengan program bazar UMK, Bank Sampah dan program lainnya. Ini merupakan cermin kehidupan bermasyarakat yang baik.

"Saya memberi apresiasi kepada seluruh warga yang ada di sini. Tepuk tangan untuk kita semua,” seru Heru disambut tepuk tangan warga.

Heru menekankan kehidupan bermasyarakat, baik itu di komplek perumahan maupun di luar komplek itu sama. Keberadaan rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) merupakan kepanjangantangan dari Pemerintah Daerah (Pemda).

Baca: Ribuan Kader Banteng Surabaya 'Merahkan' Tugu Pahlawan

Di lingkup RW 015 juga memiliki Bank Sampah Ferari, yang dikelola oleh Ibu-Ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Cluster Fedora. Antusias warga luar biasa menyalurkan sampah ke Bank Sampah ini.

Pemilahan sampah rumah tangga dilakukan agar bisa dimonetisasi (diuangkan) ke warga dan uangnya di tabung langsung oleh Pengurus Bank Sampah yang juga anggota PKK.

"Bank Sampah ini sebaiknya dibuat edaran lagi kepada seluruh warga agar mau berpartisipasi di program ini. Daripada numpuk di rumah sampah yang bisa dijadikan uang,” pinta Camat Heru kepada warga.

Quote