Ikuti Kami

Mercy: Pentingnya Kebijakan Satu Peta Berbasis Kelautan

Indonesia adalah negara kelautan yang memiliki wilayah teritorial laut yang luas. 

Mercy: Pentingnya Kebijakan Satu Peta Berbasis Kelautan
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Mercy Barends. (Foto: Elva Nurrul Prastiwi)

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Mercy Barends meminta kebijakan satu peta dari Badan Informasi Geospasial (BIG) melakukan sistem penataan ruang baik di darat, laut maupun udara.

Baca: Mercy Barends Pertanyakan Dana Abadi Riset 2019 & 2020

Khususnya, lanjut Mercy, diharapkan BIG memiliki sistem penataan ruang kelautan. Sebab, Indonesia adalah negara kelautan yang memiliki wilayah teritorial laut yang luas. 

Hal itu dikatakan Mercy dalam RDP Komisi VII dengan Kepala LIPI, Kepala BATAN, Kepala BAPETEN, Kepala LAPAN, Kepala BPPT dan Kelapa BIG di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/1). 

"Untuk wilayah provinsi-provinsi kepulauan dengan wilayah laut lebih luas dari darat, juga membutuhkan kebijakan satu peta berbasis kelautan. Karena wilayah-wilayah ini punya masalah sehari-hari di laut, bukan darat," ungkap Mercy. 

Apalagi, lanjut Mercy, sering muncul persoalan antar kabupaten dan antar provinsi terkait peta kawasan laut. Bahkan antar provinsi/daerah dengan negara pun muncul persoalan.

Baca: Mercy Tekankan Pentingnya Satelit Baru Penyedia Data Bencana

Hal itu tampak dari uji hukum perdata yang dilakukan Kepulauan Riau dalam melawan negara. Bahkan Kepulauan Riau bisa menang perkara melawan negara. 

"Jadi hal ini memang perlu penataan. Masyarakat di wilayah yang didominasi laut sangat butuh kebijakan satu peta berbasis kelautan, bukan daratan," ujar Mercy.

Quote