Blitar, Gesuri.id - Bupati Blitar Rijanto mengatakan kegiatan pembinaan spiritual bagi janda dan lanjut usia menjadi contoh nyata kepedulian sosial yang memperkuat nilai kebersamaan dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
“Semakin banyak pihak yang peduli kepada janda dan lansia, maka semakin kuat pula nilai kebersamaan dan kemanusiaan di tengah masyarakat,” ujar Rijanto, Kamis (19/2/2026).
Program Pondok Ramadan Janda Lansia (lanjut usia) yang digelar di Masjid Al-Falah Jengglong, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, diharapkan tidak hanya memberi manfaat bagi para peserta, tetapi juga menginspirasi daerah lain untuk menghadirkan kegiatan sosial serupa selama bulan suci Ramadan.
Program Pondok Ramadan ini diikuti para janda dan lansia di wilayah Talun tanpa dipungut biaya. Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembinaan spiritual, penguatan mental, serta mengikuti berbagai aktivitas kebersamaan dalam suasana religius dan kekeluargaan.
Rijanto menilai Ramadan menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Melalui Pondok Ramadan Janda Lansia ini, kami ingin memastikan para ibu janda dan lansia tetap mendapatkan perhatian, pembinaan, serta dukungan moral agar tetap semangat menjalani kehidupan,” katanya.
Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan program tersebut karena dinilai sebagai kegiatan sosial-keagamaan yang memberi ruang bagi lansia untuk belajar, beribadah, dan membangun kebersamaan.
Pemkab pun mendorong agar inisiatif serupa dapat dikembangkan di wilayah lain, khususnya di Kabupaten Blitar.

















































































