Ikuti Kami

Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas

Infrastruktur transportasi yang baik akan memudahkan wisatawan datang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mukhlis Basri.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mukhlis Basri, kembali memperjuangkan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian Perhubungan. Dalam rapat tersebut, ia meminta pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan revitalisasi Pelabuhan Kuala Stabas yang dinilai memiliki peran strategis bagi keselamatan masyarakat serta penguatan perekonomian daerah.

“Daerah ini memiliki potensi wisata yang luar biasa. Infrastruktur transportasi yang baik akan memudahkan wisatawan datang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas harus menjadi perhatian pemerintah,” ujar Mukhlis dalam RDP, dikutip Senin (21/7/2026).

Mukhlis menjelaskan, Bandara M. Taufiq Kiemas tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi udara, tetapi juga menjadi infrastruktur vital karena Kabupaten Pesisir Barat merupakan kawasan yang rawan bencana. Menurutnya, keberadaan bandara dengan landasan yang memadai akan mempercepat proses mobilisasi bantuan maupun evakuasi ketika terjadi keadaan darurat.

Selain itu, ia menilai Pesisir Barat memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Daerah tersebut dikenal sebagai salah satu destinasi selancar terbaik di dunia dengan ombak berkelas internasional yang setiap tahun menjadi lokasi penyelenggaraan kejuaraan surfing dunia. Karena itu, dukungan infrastruktur transportasi dinilai sangat penting untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

Tak hanya mendorong pengembangan bandara, Mukhlis juga memperjuangkan revitalisasi Pelabuhan Kuala Stabas. Pelabuhan yang telah berdiri sejak masa pemerintahan kolonial Inggris itu dinilai memiliki nilai historis sekaligus potensi besar sebagai pintu gerbang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

“Pelabuhan Kuala Stabas bukan sekadar aset daerah, tetapi harapan masyarakat. Jika kembali difungsikan secara maksimal, pelabuhan ini akan membuka akses perdagangan, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan warga,” tegasnya.

Menurut Mukhlis, pengembangan pelabuhan akan menghidupkan kembali jalur transportasi laut sehingga distribusi barang dan hasil bumi menjadi lebih cepat dan efisien. Dampaknya, aktivitas perdagangan serta pertumbuhan ekonomi masyarakat Pesisir Barat akan semakin meningkat.

Ia menegaskan, perjuangannya di DPR RI bertujuan memastikan masyarakat di daerah yang berada di ujung barat Provinsi Lampung memperoleh hak yang sama dalam menikmati pembangunan nasional.

“Daerah tidak boleh tertinggal hanya karena letaknya jauh dari ibu kota. Pesisir Barat memiliki potensi besar yang harus didukung dengan infrastruktur yang memadai. Ketika akses terbuka, investasi akan datang, pariwisata berkembang, dan kesejahteraan masyarakat akan ikut meningkat. Itulah yang terus kami perjuangkan,” pungkasnya.

Quote