Ikuti Kami

Potongan Tarif Ojol di Bawah 10 Persen, Sofwan Dedy: Kemenhub Harus Segera Revisi Aturan

Sofwan menilai, komitmen ini merupakan kemenangan bagi para pengemudi ojol yang selama ini memperjuangkan keadilan tarif.

Potongan Tarif Ojol di Bawah 10 Persen, Sofwan Dedy: Kemenhub Harus Segera Revisi Aturan
Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sofwan Dedy Ardyanto

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sofwan Dedy Ardyanto, menyambut hangat komitmen Presiden Prabowo Subianto terkait penurunan potongan tarif aplikator ojek online (ojol) menjadi di bawah 10 persen.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden di hadapan massa buruh dalam peringatan May Day 2026 di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Sofwan menilai, komitmen ini merupakan kemenangan bagi para pengemudi ojol yang selama ini memperjuangkan keadilan tarif. Ia pun mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk segera mengeksekusi arahan tersebut ke dalam regulasi resmi.

Baca: Jangkar Baja Nilai Ganjar Pranowo Sosok Yang Otentik & Konsisten

"Perjuangan kami di Komisi V bersama teman-teman ojol akhirnya didengar Presiden Prabowo. Kementerian Perhubungan harus segera menindaklanjuti arahan Presiden tersebut dengan merevisi Peraturan Menteri," ujar Sofwan Dedy.

Peringatan Hari Buruh tahun ini menjadi titik balik bagi para pengemudi ojol. Setelah sekian lama menyuarakan keluhan terkait besarnya potongan komisi yang dibebankan aplikator, pernyataan Presiden di Monas dianggap sebagai jawaban konkret atas aspirasi mereka.

Sofwan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan mengawal ketat implementasi kebijakan ini di lapangan.

Baca: Ganjar Pranowo: Dari Pengacara hingga Gubernur

"Sebagai anggota Komisi V, saya akan proaktif memonitor apakah arahan Presiden ini ditindaklanjuti oleh Kemenhub dan aplikator ojek online atau tidak. Indikatornya sederhana, dimulai dari revisi Peraturan Menteri," tegasnya.

Isu penertiban potongan tarif aplikator ini sebelumnya memang menjadi fokus utama Fraksi PDI Perjuangan di Parlemen. Sejumlah anggota Komisi V dari fraksi berlogo banteng tersebut dikenal vokal dalam mengadvokasi nasib para mitra pengemudi.

Selain Sofwan Dedy, nama-nama seperti Adian Napitupulu dan Edy Purwanto tercatat sebagai legislator yang paling getol mendesak Pemerintah agar menetapkan batas maksimal potongan tarif sebesar 10 persen demi kesejahteraan pengemudi di seluruh Indonesia.

Quote