Jakarta, Gesuri.id - Anggota MPR RI fraksi PDI Perjuangan Putra Nababan mengungkapkan penguatan wawasan kebangsaan bagi masyarakat urban Jakarta Timur menjadi hal yang semakin penting di tengah tingginya mobilitas penduduk, keberagaman latar belakang sosial, serta derasnya arus informasi digital.
Menurutnya, kondisi tersebut menuntut upaya berkelanjutan agar nilai-nilai kebangsaan tetap dipahami, dihayati, dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk itu, lanjut Putra, nilai-nilai Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika perlu ditanamkan secara relevan dan membumi, terutama dalam menghadapi kecenderungan masyarakat perkotaan yang semakin individualistis.
"Penerapan nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, toleransi antarwarga, serta kepedulian sosial di lingkungan tempat tinggal. Sementara itu, pemahaman terhadap UUD NRI Tahun 1945 menjadi dasar dalam menumbuhkan kesadaran hak dan kewajiban sebagai warga negara, termasuk kepatuhan terhadap aturan dan partisipasi dalam musyawarah warga," ungkap Putra, Minggu (8/2/2026).

Dalam hal ini, Ia menilai peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun kesadaran kebangsaan sejak dini, melalui keteladanan sikap dan penanaman nilai kebersamaan.
Putra mencontohkan lingkungan RT dan RW menjadi ruang strategis untuk mempraktikkan demokrasi, persatuan, dan gotong royong.
"Di sisi lain, komunitas pemuda memiliki peran penting sebagai agen perubahan, khususnya dalam menangkal hoaks, melawan ujaran kebencian, serta memanfaatkan media digital secara positif. Tokoh masyarakat dan tokoh agama juga diharapkan dapat menjadi perekat sosial yang mampu menjaga harmoni di tengah keberagaman," paparnya.

















































































