Ikuti Kami

Sekjen Hasto: Panglima TNI Harus Visioner & Paham Jati Diri

Panglima TNI yang visioner, memahami jati diri TNI tetapi juga memiliki visi membangun kekuatan pertahanan dengan cara pandang geopolitik.

Sekjen Hasto: Panglima TNI Harus Visioner & Paham Jati Diri
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam keterangan persnya usai Talkshow HUT TNI ke 77 yang diadakan oleh PDI Perjuangan, Minggu (9/10) di DPP PDI Perjuangan Jl. Diponegoro 58 Menteng Jakarta Pusat. (istimewa)

Jakarta, Gesuri.id - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan jika penunjukkan Panglima TNI merupakan hak preogratif dari Presiden Jokowi.

Baca: Megawati & Jokowi Bahas Kepemimpinan Nasional di Batu Tulis

"Tantangan geopolitik kan nyata, siapa yang menyangka ada perang Rusia-Ukraina, siapa yang menyangka saat itu ada bilateral Amerika Serikat terhadap Irak, apalagi dengan ketegangan di laut Tiongkok Selatan, di Selat Taiwan dan kemudian juga potensi konflik di Semenanjung Korea," kata Hasto, menanggapi terkait pergantian Panglima TNI Jendral Andika dalam keterangan persnya usai Talkshow HUT TNI ke 77 yang diadakan oleh PDI Perjuangan, Minggu (9/10) di DPP PDI Perjuangan Jl. Diponegoro 58 Menteng Jakarta Pusat.

Hasto mengatakan Indonesia memerlukan adanya Panglima TNI yang visioner, memahami jati diri TNI tetapi juga memiliki suatu visi bagaimana membangun kekuatan pertahanan dengan cara pandang geopolitik.

Bung Karno mengatakan harus memahami bahwa Indonesia adalah negara maritim sehingga tadi juga disampaikan oleh Marsekal TNI Purnawirawan Agus Supriatna bagaimana aspek-aspek itu bisa di pahami.

"Siapapun yang diputuskan oleh Presiden Jokowi PDI Perjuangan sebagai partai politik pengusung utama akan memberikan dukungan dan kami percaya Bapak Presiden Jokowi akan mengambil keputusan yang terbaik," tegas Hasto.

Baca: Bertemu Airlangga, Puan: Semoga RI Makin Menguning & Memerah

Dirinyq juga mengatakan jika masih ada waktu di dalam mengkaji secara mendalam siapa yang akan diusulkan dan dalam konteks ini yang paling penting adalah tugas itu memang memerlukan adanya Panglima TNI yang juga Bersama Menteri Pertahanan yang memiliki kemampuan di dalam membangun diplomasi pertahanan di dalam melibatkan diri Indonesia di dalam berbagai persoalan di dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Quote