Jakarta, Gesuri.id - Politisi PDI Perjuangan Rano Karno menegaskan ingin memperjuangkan industri film Indonesia yang sudah membesarkan namanya.
Aktor pemeran tokoh Si Doel ini mengaku ingin memperjuangkan agar film-film Indonesia mendapatkan lebih banyak layar dibandingkan film-film luar negeri yang tayang di Indonesia.
Baca: Rano Karno Tak Pernah Jadikan Politik Batu Loncatan
“Film luar negeri begitu tayang dapat misalnya 1.500 layar, si Doel cuma 350 layar. Wah ini kalau bukan kebijakan politik bisa kalah terus film-film Indonesia, misalnya seperti itu. Memang secara realitas itu adalah berhubungan dengan politik,” ungkap Rano Karno, baru-baru ini.
Dengan mendapatkan banyak layar, Rano berharap film-film nasional meraih kesuksesan dari sisi ekonomi. Sebab, film-film dapat berhasil secara ekonomi salah satunya karena tayang di banyak layar, sehingga lebih cepat balik modal.
Baca: Jika Maju ke Senayan, Rano Karno Siapkan Program I-pop
“Misalnya Avengers satu hari dia sudah bisa meraih banyak pemasukan, itu juga ekonomi kan. Dilan hari pertama sudah 800 ribu penonton. Dilan dikasih layar banyak hampir 1.000 layar. Nah jadi hal-hal itu berhubungan juga dengan politik," papar Rano Karno.
Seperti diketahui, dalam Pileg 2019 ini, Rano Karno berhasil terpilih sebagai anggota DPR RI. Rano terpilih dari daerah pilihan Banten III yang meliputi Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang.

















































































