Ikuti Kami

Sinergi Tekan Pengangguran, Danang Maharsa Dorong Pencari Kerja Adaptasi dengan Teknologi

Agenda strategis ini ditargetkan mampu menyerap sedikitnya 750 tenaga kerja baru.

Sinergi Tekan Pengangguran, Danang Maharsa Dorong Pencari Kerja Adaptasi dengan Teknologi
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.

Sleman, Gesuri.id - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, resmi membuka gelaran Job Fair dan Expo UMKM dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman.

Berlangsung pada 20 dan 21 Mei 2026 di salah satu pusat perbelanjaan di Sleman, agenda strategis ini ditargetkan mampu menyerap sedikitnya 750 tenaga kerja baru.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, yang membuka langsung acara tersebut pada Rabu (20/5), menegaskan bahwa persoalan pengangguran dan penyediaan lapangan kerja bukan sekadar tugas di atas kertas, melainkan tanggung jawab kolektif.

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

"Masalah penyediaan lapangan pekerjaan ini merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pengusaha, hingga akademisi," ujar Danang dalam sambutannya.

Danang menjelaskan, pertumbuhan jumlah masyarakat usia kerja di Kabupaten Sleman terus meningkat secara signifikan setiap tahunnya. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk melahirkan ruang-ruang kerja baru yang berkelanjutan bagi warga Sleman.

Lebih lanjut, Danang memberikan catatan khusus mengenai tantangan di era digital. Ia mengimbau generasi muda dan para pencari kerja di Sleman tidak hanya pasif menunggu lowongan, tetapi juga jeli melihat peluang di tengah disrupsi teknologi.

"Di tengah pesatnya perkembangan teknologi saat ini, para pencari kerja juga harus mampu beradaptasi, bahkan bisa menciptakan lapangan kerja sendiri secara mandiri," tegasnya.

Langkah taktis Pemkab Sleman ini diwujudkan dengan memfasilitasi pertemuan langsung (tatap muka) antara ribuan pencari kerja dengan puluhan perusahaan penyedia kerja guna memotong jalur birokrasi rekrutmen.

Baca: Ganjar Pranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman, Epiphana Kristiyani, menjelaskan bahwa acara ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara Disnaker Sleman, Pokja 3 Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sleman, dan DPC Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Sleman.

Selain membuka peluang kerja, ajang ini juga menjadi panggung promosi strategis bagi produk-produk UMKM lokal.

"Target kami adalah 3.000 pengunjung dan terjadinya 750 penempatan kerja baru di berbagai sektor industri," ungkap Epiphana. Selama dua hari pelaksanaan, acara ini diramaikan oleh 20 perusahaan pemberi kerja, 13 SMK di bawah naungan Pokja 3 MKKS, serta 10 UMKM unggulan dari wilayah Kabupaten Sleman.

Quote