Ikuti Kami

SKY Minta Segera Susun Master Plan Jargas Nasional

Ia menyoroti bahwa pengembangan gas bumi saat ini masih terfragmentasi dan belum terarah secara menyeluruh.

SKY Minta Segera Susun Master Plan Jargas Nasional
Anggota Komisi XII DPR RI, Sigit Yunianto.

Denpasar, Gesuri.id – Anggota Komisi XII DPR RI, Sigit Yunianto, mendorong pemerintah dan pihak terkait untuk segera menyusun master plan (rencana induk) pengembangan jaringan gas (jargas) secara komprehensif. 

Langkah ini dinilai mendesak, baik untuk wilayah Bali maupun skala nasional, guna menciptakan pemerataan akses energi bagi masyarakat.

Usulan tersebut disampaikan Sigit di sela agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI di Denpasar, Bali, Sabtu (25/4). 

Baca: Strategi Ganjar Pranowo untuk Hubungkan Langsung Dunia

Ia menyoroti bahwa pengembangan gas bumi saat ini masih terfragmentasi dan belum terarah secara menyeluruh.

Menurut Sigit, perencanaan yang ada saat ini cenderung eksklusif bagi sektor industri. Padahal, perluasan jargas ke sektor rumah tangga sangat krusial untuk menciptakan efisiensi dan keseragaman harga energi di tingkat konsumen.

"Master plan yang ada masih banyak berfokus pada industri. Ke depan, jangkauannya harus mencakup masyarakat secara luas," tegas Sigit kepada Parlementaria.

Ia menjelaskan bahwa tanpa perencanaan yang terintegrasi, distribusi gas—terutama gas tabung—masih sering dihantui persoalan disparitas harga akibat kendala distribusi. Jargas hadir sebagai solusi strategis untuk mengatasi masalah klasik tersebut.

Secara spesifik, Sigit mendorong PT Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk menjadikan Bali sebagai model pengembangan gas bumi yang dapat direplikasi di daerah lain. Rencana induk ini harus memuat detail mengenai:

- Peta sumber energi primer.

- Infrastruktur jaringan distribusi.

- Proyeksi potensi permintaan (demand) di setiap wilayah.

“Kami ingin ada gambaran jelas mengenai master plan di Bali yang nantinya bisa diterapkan di daerah lain,” tambahnya.

Baca: Ganjar Membuktikan Dirinya Sebagai Sosok Yang Inklusif

Politisi ini juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan badan usaha energi. Ia berkaca pada keberhasilan pembangunan jaringan listrik nasional yang dilakukan secara bertahap namun memiliki target yang jelas hingga menjangkau pelosok.

Selain gas bumi konvensional, Sigit meminta pemetaan potensi energi alternatif di setiap daerah tetap diperhatikan.

“Setiap daerah perlu dipetakan potensinya, termasuk peluang pemanfaatan biogas yang sudah mulai berkembang di masyarakat. Dengan arah yang jelas melalui master plan, distribusi energi akan jauh lebih efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Quote