Ikuti Kami

Sonny Danaparamita Desak Pemerintah Tangani Keluhan Warga Terdampak Debu Proyek Sekolah Rakyat di Banyuwangi

Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Blambangan, Muncar, Banyuwangi.

Sonny Danaparamita Desak Pemerintah Tangani Keluhan Warga Terdampak Debu Proyek Sekolah Rakyat di Banyuwangi
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sonny T. Danaparamita.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sonny T. Danaparamita, meminta pemerintah segera menangani keluhan warga terkait dampak debu dari proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Blambangan, Muncar, Banyuwangi.

“Saya sudah berkoordinasi dengan pihak Pemkab Banyuwangi agar persoalan ini mendapat perhatian, terutama terkait kesehatan warga dan keselamatan pengguna jalan akibat debu dari aktivitas proyek,” ujar Sonny, dikutip Kamis (13/3/x2026).

Keluhan warga muncul akibat aktivitas kendaraan proyek yang keluar masuk lokasi pembangunan sehingga menimbulkan debu tebal di sekitar permukiman, terutama di Dusun Mangunrejo. Kondisi tersebut dilaporkan masyarakat karena dinilai mengganggu kenyamanan serta berpotensi membahayakan kesehatan warga.

Menurut laporan warga, lalu lintas truk proyek yang melintas di sekitar lokasi pembangunan menyebabkan jalan menjadi sangat berdebu saat cuaca panas. Sementara ketika hujan turun, kondisi jalan berubah licin sehingga meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Keluhan tersebut juga sempat disampaikan oleh salah satu warga yang dikenal sebagai influencer lokal. Dalam laporannya, warga menyebut aktivitas kendaraan proyek menjadi pemicu utama munculnya debu tebal di kawasan permukiman.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah warga mengaku mengalami gangguan pernapasan yang diduga berkaitan dengan paparan debu. Bahkan beberapa kasus disebut mengarah pada gejala Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA). Selain berdampak pada kesehatan, kondisi jalan yang tertutup debu juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Menanggapi laporan tersebut, Sonny mengaku telah melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Asisten Pembangunan agar persoalan yang dikeluhkan warga dapat segera ditangani.

Ia menilai pembangunan Sekolah Rakyat sebagai program nasional memang memiliki tujuan penting dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Namun, pelaksanaannya tetap harus memperhatikan kondisi lingkungan dan kenyamanan warga yang tinggal di sekitar lokasi proyek.

“Program nasional tentu penting dan harus berjalan. Namun dampak yang dirasakan warga juga tidak boleh diabaikan. Pemerintah perlu mencari solusi agar pembangunan tetap berjalan tanpa merugikan masyarakat,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, proyek pembangunan Sekolah Rakyat tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat. Oleh karena itu, Sonny juga mendorong agar kementerian terkait dapat segera merespons keluhan masyarakat yang muncul di lapangan.

Beberapa kementerian yang terlibat dalam program tersebut di antaranya Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Sosial Republik Indonesia, serta Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Sonny berharap koordinasi antara kementerian terkait, pemerintah daerah, serta pihak pelaksana proyek dapat menghasilkan langkah konkret untuk mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat. Langkah tersebut di antaranya berupa pengendalian debu, pembersihan jalan secara berkala, serta pengaturan lalu lintas kendaraan proyek di sekitar lokasi pembangunan.

“Harapannya keluhan warga bisa segera ditindaklanjuti sehingga proyek tetap berjalan dengan baik, sementara masyarakat di sekitar lokasi juga tetap terlindungi,” pungkasnya.

Quote