Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan daerah pemilihan (Dapil) Riau II, Hj. Siti Aisyah, mengajak masyarakat menjadikan Hari Jadi Provinsi Riau ke-69 sebagai momentum memperkuat persatuan dan mendorong percepatan pembangunan daerah.
“Selamat Hari Jadi Provinsi Riau ke-69. Keberagaman suku, budaya, dan agama di Riau adalah kekayaan terbesar kita. Dengan semangat kebersamaan dan persatuan, kita optimis Riau akan terus maju, sejahtera, dan menjadi pilar penting pembangunan nasional,” ujar Hj. Siti Aisyah seperti dikutip di Instagram pribadinya, Rabu (12/8/2026).
Menurut Siti, keberagaman suku, budaya, agama, dan latar belakang sosial yang dimiliki masyarakat Riau harus terus dirawat sebagai kekuatan bersama. Perbedaan, kata dia, tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk bergandengan tangan membangun daerah.
Hari Jadi Provinsi Riau ke-69 yang diperingati pada 9 Agustus 2026 mengusung tema “Bersatu Dalam Keragaman, Maju Dalam Pembangunan.” Tema tersebut dinilai relevan dengan karakter masyarakat Riau yang hidup dalam keberagaman.
Siti Aisyah juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Riau II di tingkat nasional. Pembangunan infrastruktur, pendidikan, penguatan ekonomi rakyat, hingga pelestarian budaya Melayu menjadi sejumlah sektor yang mendapat perhatian.
Memasuki usia 69 tahun, Riau dinilai telah berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi penting di Pulau Sumatra. Namun, pembangunan ke depan masih membutuhkan kerja bersama agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh masyarakat.
Salah satu sektor yang perlu terus diperkuat adalah konektivitas dan infrastruktur antardaerah. Infrastruktur yang merata dinilai penting untuk membuka akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, pusat ekonomi, serta pelayanan publik.
Selain infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan juga menjadi agenda penting melalui pemberdayaan UMKM, pengembangan sektor pertanian dan perikanan, serta optimalisasi potensi ekonomi lokal untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, Siti menilai kekayaan budaya Riau, khususnya nilai-nilai budaya Melayu, perlu terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas daerah.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan anggaran dan infrastruktur, tetapi juga modal sosial berupa persatuan dan kerukunan masyarakat. Karena itu, semangat “Bersatu Dalam Keragaman, Maju Dalam Pembangunan” diharapkan tidak berhenti sebagai slogan peringatan Hari Jadi Riau.
Semangat tersebut perlu diwujudkan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, DPR, dunia usaha, tokoh masyarakat, pemuda, serta seluruh elemen masyarakat. Dengan persatuan yang kuat, Riau diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan pembangunan sekaligus mengoptimalkan potensi daerah.
“Mari kita jadikan Hari Jadi Riau ke-69 sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga keberagaman, dan bersama-sama mendorong Riau semakin maju, sejahtera, dan bermartabat,” demikian pesan Hj. Siti Aisyah.

















































































