Ikuti Kami

Tjhai Chui Mie Komitmen Memperkuat Layanan Jantung RSUD Dr Abdul Aziz Singkawang

"Ini merupakan komitmen bersama untuk membangun sistem pelayanan kesehatan yang terintegrasi."

Tjhai Chui Mie Komitmen Memperkuat Layanan Jantung RSUD Dr Abdul Aziz Singkawang
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, terus memperkuat layanan kardiovaskular melalui pengembangan jejaring pengampuan dengan rumah sakit rujukan nasional.

Jakarta, Gesuri.id - Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, terus memperkuat layanan kardiovaskular melalui pengembangan jejaring pengampuan dengan rumah sakit rujukan nasional. Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Proctorship Intervensi Non Bedah (INB) perdana di RSUD Dr Abdul Aziz Singkawang.

"Ini merupakan komitmen bersama untuk membangun sistem pelayanan kesehatan yang terintegrasi," kata Tjhai Chui Mie di Singkawang, Rabu (2/9/2026).

Menurut Tjhai Chui Mie, Proctorship INB menjadi bagian penting dalam pengembangan layanan kardiovaskular karena memberikan kesempatan bagi tenaga medis di daerah untuk meningkatkan kompetensi melalui pendampingan dan transfer pengetahuan dari rumah sakit pengampu.

Penguatan layanan tersebut dilakukan melalui Jejaring Pengampuan Kardiovaskular yang melibatkan sejumlah rumah sakit pengampu, termasuk RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta.

Kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada pelaksanaan tindakan medis, tetapi juga mencakup peningkatan kompetensi sumber daya manusia, transfer pengalaman, pengembangan fasilitas pelayanan, serta penguatan sistem rujukan kesehatan.

Tjhai Chui Mie mengatakan pelaksanaan Proctorship INB perdana di Kalimantan Barat menjadi langkah maju bagi RSUD Dr Abdul Aziz Singkawang dalam meningkatkan kemampuan penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah.

"Harapannya pelayanan kesehatan semakin berkualitas, cepat, dekat, dan lebih aman bagi masyarakat," ujarnya.

Dengan peningkatan kemampuan rumah sakit daerah tersebut, masyarakat Singkawang dan wilayah sekitarnya diharapkan dapat memperoleh pelayanan kardiovaskular dengan kualitas yang semakin baik tanpa harus selalu dirujuk ke luar Kalimantan Barat.

Menurut Tjhai Chui Mie, semakin kuat kemampuan rumah sakit daerah dalam menangani kasus kardiovaskular, semakin besar pula peluang masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan dekat dengan tempat tinggalnya.

Ia juga berharap jejaring pengampuan yang telah dibangun dapat berlangsung secara berkelanjutan dan tidak berhenti setelah pelaksanaan Proctorship. Jejaring tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran dan peningkatan keterampilan tenaga kesehatan secara terus-menerus.

"Ini bukan hanya soal tindakan medis, tetapi bagaimana pengetahuan dan pengalaman bisa ditransfer sehingga kemampuan tenaga kesehatan di daerah terus berkembang," katanya.

Penguatan layanan kardiovaskular tersebut sekaligus diharapkan dapat mendukung sistem rujukan kesehatan di Kalimantan Barat. Dengan meningkatnya kapasitas rumah sakit daerah, pelayanan dapat diberikan sesuai kemampuan dan kewenangan masing-masing fasilitas kesehatan.

Melalui pengembangan jejaring pengampuan tersebut, Pemerintah Kota Singkawang menargetkan peningkatan kualitas pelayanan jantung dan pembuluh darah sekaligus memperkuat kemandirian layanan kesehatan di daerah.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat, meningkatkan kompetensi tenaga medis, serta memastikan pasien memperoleh penanganan yang cepat, berkualitas, dan aman.

Quote