Jakarta, Gesuri.id - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, melakukan peninjauan mendadak ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Padat Karya 2, Kelurahan Sei Wie, Kecamatan Singkawang Tengah, Senin (19/1/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan pasokan LPG 3 kg bersubsidi menyusul adanya laporan masyarakat terkait kelangkaan di lapangan.
Dalam tinjauan tersebut, Tjhai Chui Mie menegaskan secara umum stok LPG 3 kg di tingkat SPBE masih mencukupi. Ia memastikan kuota dan jalur distribusi dari pangkalan masih berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
"Peninjauan ini guna menindaklanjuti keluhan masyarakat mengenai informasi adanya kelangkaan LPG 3 kg di Kota Singkawang," ujar Tjhai Chui Mie, dikutip Rabu (21/1).
Mengenai isu tersendatnya pasokan, Wali Kota menjelaskan bahwa sempat terjadi kendala teknis pada proses pengangkutan. Namun, ia memastikan hal tersebut sudah teratasi dan tidak berdampak pada stok nasional untuk wilayah Singkawang.
"Kemarin memang ada keterlambatan saat proses masuk dermaga, namun itu hanya berlangsung beberapa jam dan sudah dapat teratasi," ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi agar permasalahan serupa tidak terulang, Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang segera menggelar rapat koordinasi bersama dinas terkait dan seluruh pemilik pangkalan. Forum ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan di tingkat bawah serta memperketat pengawasan distribusi.
"Melalui rapat itu, kami dapat menindaklanjuti setiap permasalahan yang terjadi di lapangan, khususnya yang dirasakan langsung oleh masyarakat," tambahnya.
Di akhir peninjauan, Tjhai Chui Mie mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong (panic buying). Ia menjamin pemerintah akan terus memantau ketersediaan gas bersubsidi tersebut agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
"Kami akan terus memantau dan memastikan pasokan LPG 3 kg di Singkawang mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," pungkasnya.

















































































