Bekasi, Gesuri.id - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengingatkan warga Kota Bekasi agar tidak membuang sampah sembarangan. Terutama di saluran air ataupun sungai yang ada di Kota Bekasi.
Menurut dia, tindakan tersebut sangat merepotkan pihak Pemkot Bekasi dalam hal ini petugas kebersihan. Sebab membuat mereka harus bekerja dua kali yakni mengakut sampah dari sungai dan kemudian membawa kembali ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Ia menekankan, ketimbang membuang sampah di saluran air atau sungai, warga justru lebih baik membiarkan sampah di tempat penampungan yang tersedia. Nantinya, kata Tri, para petugas kebersihan akan datang mengambil sampah tersebut.
"Masyarakat itu jangan suka membuang sampah sembarangan seperti di saluran air atau sungai. Sudah taruh saja di tempatnya nanti biar kami yang angkut jadi gak kerja dua kali kita," kata dia, Senin (16/2).
Ia juga mengatakan, Pemkot Bekasi terus berupaya mengoptimalkan layanan persampahan. Salah satunya dengan merencanakan penambahan 25 unit armada pengangkut sampah baru.
Pihaknya berharap keberadaan unit armada sampah baru pelayanan sampah di Kota Bekasi bisa berjalan optimal. Sehingga seluruh sampah yang diproduksi warga Kota Bekasi setiap harinya bisa terangkut ke TPA
"Tahun ini di APBD murni kita siapkan untuk membeli 25 unit armada baru, nanti di anggaran tambahan ditambah 25 unit lagi. Jadi dengan 50 unit armada baru sampah yang 1.400 Ton sehari bisa diangkut seluruhnya ke TPA," ujar dia.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied, menyebut sampah menjadi masalah serius di Kota Bekasi. Sehingga Pemkot Bekasi diminta mengambil langkah-langkah cepat dan strategis guna menyelesaikan masalah sampah di Kota Bekasi.
"Kota Bekasi saat ini darurat sampah. Jadi kami mendorong Pemkot Bekasi mengambil langkah-langkah penyelesaian menangani masalah sampah di Kota Bekasi," ujar dia.

















































































