Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, mendesak Pemerintah Kabupaten Garut mengoptimalkan kolaborasi pendanaan agar penanganan rumah warga yang ambruk maupun terbakar dapat dilakukan lebih cepat dan tidak terkendala keterbatasan anggaran.
“Jangan sampai warga yang rumahnya ambruk atau terbakar harus menunggu terlalu lama karena keterbatasan anggaran. Pemkab Garut harus mengoptimalkan kolaborasi pendanaan agar penanganan terhadap warga terdampak musibah bisa dilakukan lebih cepat,” tegas Yudha.
Pernyataan tersebut disampaikan Yudha saat kembali mengunjungi rumah milik Ibu Minawati di Kampung Cihalimun RT 02 RW 10, Desa Sukatani, Kecamatan Cilawu, Selasa (23/6/2026).
Dalam kunjungan itu, ia didampingi Camat Cilawu Deni Darmawan, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Cilawu Nandang, serta Kepala Desa Sukatani Wahyu Irawan.
Yudha menjelaskan, rumah milik Ibu Minawati sebelumnya telah mengalami kerusakan pada bagian atap kamar yang ambruk akibat hujan deras pada Oktober 2025. Namun, pada Minggu (21/6/2026), musibah kembali terjadi ketika bagian dapur rumah tersebut juga ambruk.
“Sesungguhnya pada tahun 2025 Pemerintah Desa Sukatani dan Kecamatan Cilawu sudah mengusulkan bantuan perbaikan rumah kepada Pemkab Garut. Namun karena keterbatasan anggaran, hingga saat ini perbaikan rumah Ibu Minawati belum dapat direalisasikan,” ujar Yudha.
Sebagai bentuk kepedulian, Yudha bersama PAC PDI Perjuangan Kecamatan Cilawu menitipkan bantuan uang sebesar Rp3 juta kepada Kepala Desa Sukatani untuk membantu proses perbaikan rumah. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen memberikan bantuan tambahan berupa bahan bangunan.
“Kebetulan bulan Juni merupakan Bulan Bung Karno. Kita semua ingin mewarisi api perjuangan Bapak Bangsa kita. Nilai kemanusiaan merupakan jiwa dari seluruh ajaran Bung Karno. Bung Karno meletakkan prinsip perikemanusiaan sebagai pilar penting dalam Pancasila, yang mengajarkan bahwa nasionalisme sejati harus berakar pada rasa cinta kasih dan penghormatan terhadap sesama manusia,” ungkapnya.
Yudha menambahkan, semangat gotong royong dan solidaritas sosial harus terus diperkuat di tengah masyarakat, terutama dalam membantu warga yang sedang tertimpa musibah.
Ia juga mengaku telah berkomunikasi dengan Direktur Utama BPR Garut, Cepi, agar bank milik Pemerintah Kabupaten Garut tersebut dapat mengalokasikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu perbaikan rumah Ibu Minawati.
“Saya juga sudah berkomunikasi dengan BAZNAS Garut. Insya Allah pada Rabu, 24 Juni 2026, BAZNAS Garut akan mengunjungi Ibu Minawati. Mudah-mudahan ada bantuan untuk perbaikan rumah beliau,” jelasnya.
Rencananya, pada Minggu (28/6/2026), Pemerintah Desa Sukatani bersama warga Kampung Cihalimun dan kader PDI Perjuangan di Kecamatan Cilawu akan memulai gotong royong memperbaiki rumah Ibu Minawati.
Yudha berharap semakin banyak pihak yang turut membantu warga yang tertimpa musibah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat sangat diperlukan agar penanganan terhadap korban bencana atau musibah sosial dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

















































































