Ikuti Kami

Banteng Jateng Ogah Bahas Pemilu dan Pilih Kerja Politik yang Langsung Bersentuhan dengan Rakyat 

PDI Perjuangaan Jawa Tengah sedang menata ulang barisan kader partai. Setelah itu kader diarahkan untuk mempekuat soliditas dan kekompakan.

Banteng Jateng Ogah Bahas Pemilu dan Pilih Kerja Politik yang Langsung Bersentuhan dengan Rakyat 
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Dolfie Othniel Frederic Palit.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Dolfie Othniel Frederic Palit menyampaikan, pelaksanan Pemilu masih cukup lama sehingga pembahasan politik elektoral saat ini dinilai belum relevan.

Fokus partai sekarang diarahkan untuk kerja politik yang bersentuhan langsung pada kepentingan rakyat.

"Belum (bahas), pemilu masih jauh," ucapnya saat safari DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah di Kebumen, Rabu (4/3) malam.

Baca: Pinka Haprani Soroti Kesetaraan Gender

Dolfie menyatakan, pembahasan kontestasi politik saat ini menurutnya terlalu dini. PDIP justru sekarang lebih memilih untuk memastikan berbagai persoalan rakyat mendapat solusi.

Dia ingin memastikan peran kader di ekseutif maupun legislatif terus diperkuat agar lebih fokus bekerja untuk rakyat. "Harus ada yang dilakukan teman-teman fraksi dalam memperjuangkan aspirasi rakyat," jelasnya.

Di tataran internal, kata Dolfie, PDI Perjuangaan Jawa Tengah sedang menata ulang barisan kader partai. Setelah itu kader diarahkan untuk mempekuat soliditas dan kekompakan.

Dihadapan kader PDIP Kebumen dia mengajak struktural pengurus dari tingkat DPC sampai ranting dapat menjaga kepercayaan publik melalui kerja politik. "Kami lagi konsolidasi internal dulu," bebernya.

Dia juga sempat mengingatkan agar kader PDI Perjuangan di Jawa Tengah tidak mengambil untung dari program strategis pemerintah, seperti program makan bergizi gratis. Peringatan ini sebagaimana diinstruksikan langsung oleh DPP PDI Perjuangaan.

Baca: Bonnie Triyana Ungkap Warisan Kolonial Masih Membekas

Dia berpesan, jika ada kader PDI Perjuangan mengambil peran sebagai penyeleggara MBG, maka wajib bertanggungjawab. Yakni dengan memastikan seluruh proses sesuai ketentuan dan prosedur.

PDI Perjuangan, kata dia, tak segan memberi sanksi tegas kepada kader jika dalam pelaksanannya menyalahi aturan dan mencoreng marwah partai.

"Kami beri peringatan keras. MBG itu program, bukan proyek cari untung. Jangan menjadikan program itu sebagai proyek. Beda lho, program dan proyek," bebernya.

Quote