Ikuti Kami

PDI Perjuangan Sambut Usulan Muhammadiyah untuk Nawacita II

"Kami menyambut baik dan berterima kasih atas masukan beliau. Sangat positif untuk menjadikan Nawacita II menjadi agenda prioritas"

PDI Perjuangan Sambut Usulan Muhammadiyah untuk Nawacita II
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Mensesneg Pratikno (kanan) dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (kiri) menghadiri penutupan Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/8). Dalam kesempatan tersebut Muhammadiyah menyampaikan masukan sebanyak enam poin untuk Nawacita kedua kepada Presiden Jokowi. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Jakarta, Gesuri.id - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menyambut positif usulan 6 poin Nawacita II dari Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr. KH. Haedar Nashir, M.Si. 

"Kami menyambut baik dan berterima kasih atas masukan beliau. Sangat positif untuk menjadikan Nawacita II menjadi agenda prioritas yang menjawab berbagai persoalan bangsa dan sekaligus memberikan arah pembangunan bangsa 5 tahun kedepan," ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto melalui keterangan tertulisnya, Senin (6/8).

Hasto juga menuturkan bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri selalu terkesan dengan pemikiran Haedar yang penuh kebijaksanaan, inspiratif dan berkemajuan.

Lebih lanjut Hasto mengatakan terdapat 4 persoalan pokok yang tengah dihadapi bangsa Indonesia ketika menyusun program Nawacita I, yaitu merosotnya kewibawaan negara, melemahnya sendi perekonomian nasional, intoleransi dan krisis kepribadian bangsa. Ketiga hal itulah yang akhirnya melandasi pesnyusunan visi misi Jokowi-JK pada tahun 2014 lalu.

Maka, melalui konsolidasi politik yang tidak mudah, berbagai persoalan fiskal dan situasi perekonomian dunia yang belum begitu membaik, pemerintahan Jokowi-JK berhasil meletakkan fondasi bagi kemajuan Indonesia Raya.

"Seperti fondasi bangunan bangsa Indonesia yang lebih produktif, peningkatan kualitas SDM, peningkatan karakter bangsa, penguatan posisi sebagai bangsa maritim, sistem infrastruktur sebagai leverage pertumbuhan ekonomi ke depan, dan aspek keadilan melalui Pembangunan dari pinggiran, dan prestasi lainnya di bidang pengentasan kemiskinan dan keadilan melalui kartu keluarga harapan, kartu Indonesia Pintar, kartu Indonesia sehat, dan sebagainya," papar Hasto.

Adapun 6 poin usulan dari Haedar adalah menjadikan nilai agama sebagai nilai luhur, menjadikan Pancasila sebagai landasan filosofi, menyusun dan melaksanakan kebijakan ekonomi berkeadilan sosial untuk mengatasi kesenjangan sosial, mewujudkan kedaulatan bangsa dan negara, restrukturisasi pendidikan nasional dan peran proaktif pemerintah untuk dunia Islam.

"Maka, PDI Perjuangan akan memasukkan usulan Pak Haedar yang sangat konstruktif tersebut ke dalam Nawacita II," tandasnya.

Quote