Jakarta, Gesuri.id - Simpatisan, relawan hingga pendukung Prabowo Subianto saat Pilpres 2019 lberbelok dengan nyatakan dukungannya pada capres Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024 mendatang.
Hal ini diketahui lewat deklarasi yang berlangsung di Kabupaten Tangerang beberapa waktu lalu, mereka lalu membentuk organisasi yang dinamakan Gerakan Hijrah Untuk Kemenangan Ganjar Pranowo (GERAK GP).
Presidium GERAK GP Banten H Dede Sutardi menyatakan peralihan dukungan ini didasari atas inisiatif sendiri.
Baca: 3 Bandara Dibangun di Era Ganjar

“Kami segenap Masyarakat di Prov Banten, yang tergabung dalam wadah Gerakan Hijrah untuk Kemenangan Ganjar Pranowo atau disingkat GERAK GP, hari ini Kamis 5 Oktober 2023 di Kab. Tangerang mendeklarasikan diri untuk mendukung penuh H. Ganjar Pranowo, S.H, M.IP sebagai Calon Presiden Republik Indonesia tahun 2024-2029," ujar Dede saat deklarasi.
"GERAK GP adalah wadah perjuangan bagi Ex Relawan dan pendukung Prabowo pada pemilu 2019 yang lalu di Banten pada khususnya dan Indonesia pada umumnya,” tambahnya.
"Kami berkomitmen untuk mengajak dan mengkonsolidasikan Eks pemilih Prabowo di pemilu 2019 lalu dan masyarakat pada umumnya untuk menjadi bagian dari Gerakan Hijrah ini atas kesadaran dan tanpa paksaan," jelasnya.
Sejumlah alasan dibeberkan mengapa harus sampai angkat kaki dari Ketum Partai Gerindra itu.
Baca: Abdy Jelaskan Kenapa Ganjar Pranowo Layak Jadi Presiden RI

"GERAK GP adalah gerakan akar rumput yang didasari oleh rasa kecewa yang mendalam akan akrobat para tokoh politik yang mempertontonkan ambisi tak berkesudahan ingin berkuasa dan pragmatisme berbasis pengkhianatan sesama kawan politik, bahkan pengkhianatan terhadap ijtima’ ulama. Seakan-akan berkhianat adalah hal yang biasa-biasa saja," beber Dede.
Lebih jauh pihaknya menilai Ganjar adalah sosok pemimpin yang tepat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Presiden Jokowi.
"Ganjar Pranowo adalah sosok Islami yang sukses menjalankan kepemimpinannya, bukan saja di pemerintahan, tapi juga di keluarganya. Keluarga Islami-nya menjadi energi dan pondasi dirinya dalam menjalankan kepemimpinannya di pemerintahan," tuturnya.

















































































