Ikuti Kami

Relawan Ganjar Pranowo di Papua Sayangkan Pemblokiran Facebook-nya Tanpa Alasan Jelas

Ketua Relawan Sahabat Ganjar Tanah Papua, Isak Chogayanak Giay, mengungkapkan beberapa akun pribadi pengurus di dalamnya juga ikut diblokir.

Relawan Ganjar Pranowo di Papua Sayangkan Pemblokiran Facebook-nya Tanpa Alasan Jelas

Jayapura, Gesuri.id - Akun media sosial milik komunitas Relawan Ganjar Pranowo di Papua facebook, terblokir sepihak oleh otoritas terkait. Bukan hanya itu, Ketua Relawan Sahabat Ganjar Tanah Papua, Isak Chogayanak Giay, mengungkapkan beberapa akun pribadi pengurus di dalamnya juga ikut diblokir.

Menurut Isak, peristiwa pemblokiran ini merupakan hal yang janggal. Sebab, sebelum diblokir tanpa alasan jelas dari pihak facebook, Isak lewat akun facebook orang terdekatnya hanya menyampaikan informasi menyangkut kata bijak dari Pendeta Dominee Izaak Semuel Kijne: misionaris asal Belanda yang menyebarkan injil ke Tanah Papua pada akhir 1923.

Adapun kata-kata bijak yang ditulisnya dan yang sudah melegenda itu: Barang siapa yang bekerja di tanah ini dengan jujur, dengar-dengaran, maka ia akan berjalan dari tanda herang yan satu ke tanda heran yang lain.

“Sampai akhir ini semua kanu-akun kami diblokir. Kami sangat dibatasi dalam berkampanye lewat media sosial. Kami minta kepada Kominfo untuk kerja sama yang baik,” ujar Isak, Sabtu (27/1/2024) sore.

Isak bersama timnya yang sudah berdiri sejak dua tahun lalu merasa dirugikan oleh pihak facebook dan  Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Padahal kata dia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri telah memerintahkan ASN serta seluruh jajarannya untuk tidak terlibat politik praktis, serta tetap menjaga netralitas pada Pemilu 2024.

Isak mengimbau masyarakat di manapun agar berkampanye secara sehat melalui media sosial, sekalipun berbeda pilihan calon pasangan presiden. Baik mengkampanyekan pasangan Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

“Pesan kami ke Menkominfo, jangan manfaatkan jabatan atau kekuasaan untuk kepentingan politik atau perorangan, apalagi kandidat tertentu,” ujarnya.

Isak mengaku pemblokiran akun relawan Gabnjar Pranowo miliknya terjadi dalam sepekan ini. Ia menemukan ada keanehan dalam proses pemblokiran akun milik timnya.

Ada 1.301 pengurus relawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam laman facebook tersebut. Selain tanpa memberitahukan alasan pemblokiran oleh otoritas facebook, akun tersebut juga hilang dari kotak pencarian aplikasi facebook. Demikian juga pencarian lewat google chrome.

Meski begitu, Isak Giay mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kedamaian dan ketertiban seiring pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan di Tanah Papua. Ia juga mengajak semua pihak untuk berpolitik dengan riang gembira, tidak menyebar hoaks atau mendukung pasangan capres junjungannya dengan cara berlebihan.

“Ini memang tidak relevan, namun ayo berpolitik dengan cara-cara baik. Kami juga mengkampanyekan capres dengan cara kami sendiri,” tegas Isak, yang mengkoordinir relawan Ganjar Pranowo pada 3 provinsi baru di Papua.

Quote