Jakarta, Gesuri.id - Kader DPC PDI Perjuangan Kabupaten Subang, Adityarini Napitupulu, menggelar kegiatan santunan bagi anak-anak sekolah dengan membagikan tas, alat tulis, dan susu sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan.
Kegiatan tersebut juga menjadi respons atas peristiwa di Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana seorang anak dilaporkan meninggal dunia karena kesulitan membeli perlengkapan sekolah sederhana seperti pensil.
BaCa: Ganjar Ingatkan Anak Muda Harus Jadi Subjek Perubahan
Adityarini menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap anak, sehingga kebutuhan dasar sekolah tidak seharusnya menjadi penghalang bagi mereka untuk belajar.
“Hal sederhana seperti pensil, buku, atau tas sekolah tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan,” ujarnya.
Selain kegiatan santunan, Adityarini juga menggelar buka puasa bersama dengan jajaran kader PDI Perjuangan Subang. Kegiatan yang dihadiri sekitar 200 orang tersebut melibatkan pengurus DPC, PAC Dapil 1, serta koordinator desa (kordes) dan simpatisan partai.
Dalam kegiatan tersebut juga dibagikan hampers Lebaran sebagai bentuk kebersamaan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
BaCa: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik
Adityarini Napitupulu diketahui merupakan satu-satunya pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Subang yang beragama Kristen, namun tetap aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial bersama kader dan masyarakat.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan serta menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan, toleransi, dan gotong royong di tengah masyarakat.

















































































