Ikuti Kami

Gaungkan Spirit Bung Karno, Kariyasa Adnyana Gelar KMS Soekarno Cup XIII di Singaraja

Kariyasa menjelaskan bahwa kegiatan tersebut berlandaskan tiga filosofi utama. Pertama, KMS dimaknai sebagai Kalah Menang Sehat.

Gaungkan Spirit Bung Karno, Kariyasa Adnyana Gelar KMS Soekarno Cup XIII di Singaraja
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana,

Singaraja, Gesuri.id — Komitmen PDI Perjuangan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, sehat, dan berjiwa gotong royong kembali ditunjukkan di Bali Utara. 

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana, resmi membuka turnamen futsal pelajar KMS Soekarno Cup XIII di GOR Bhuana Patra Singaraja, Minggu (20/9).

Turnamen yang telah menjadi ajang olahraga legendaris di Buleleng ini dibuka oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna. Pembukaan ajang tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, pengurus DPC PDI Perjuangan Buleleng, serta ratusan pelajar tingkat SMP, SMA, dan SMK se-Kabupaten Buleleng yang memadati tribun arena.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

Kariyasa Adnyana menegaskan bahwa KMS Soekarno Cup tidak sekadar kompetisi olahraga biasa. Menurutnya, ajang ini merupakan pengejawantahan dari ajaran Bung Karno mengenai pentingnya membangun jiwa dan raga generasi penerus bangsa.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut berlandaskan tiga filosofi utama. Pertama, KMS dimaknai sebagai Kalah Menang Sehat. Melalui nilai ini, para peserta diajak menjunjung tinggi sportivitas serta kebersamaan, sekaligus menjauhkan diri dari bahaya narkoba, judi daring, dan pergaulan negatif. 

Kedua, menyerap spirit ajaran Bung Karno agar para pelajar berani bermimpi besar dan optimistis meraih prestasi hingga tingkat nasional. 

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur

Ketiga, sebagai sarana penjaringan bibit atlet berbakat untuk memperkuat kontingen daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun Pekan Olahraga Nasional (PON).

Atmosfer kemeriahan kian terasa saat Kariyasa Adnyana bersama jajaran pimpinan daerah turun dari panggung utama untuk berbaur di tribun penonton. Bersama ratusan pelajar, mereka memekikkan salam perjuangan dan yel-yel penyemangat yang menggema di seluruh area gedung olahraga.

Turnamen KMS Soekarno Cup XIII dijadwalkan berlangsung selama satu pekan penuh. Sebanyak 64 tim pelajar se-Kabupaten Buleleng bertanding untuk memperebutkan piala bergilir Soekarno Cup, sekaligus mendapat pemantauan langsung dari tim pemandu bakat (scouting team) guna pembinaan atlet secara berjenjang.

Quote