Ikuti Kami

Sekjen PA GMNI Abdy Yuhana Buka Konferda II NTT, Puji Diaspora Kader di Pos Strategis

Menurutnya, capaian ini menjadi bukti empiris keberhasilan organisasi dalam mencetak figur pemikir.

Sekjen PA GMNI Abdy Yuhana Buka Konferda II NTT, Puji Diaspora Kader di Pos Strategis
Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP PA GMNI), Dr. Abdy Yuhana, S.H., M.H.

​Kupang, Gesuri.id – Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP PA GMNI), Dr. Abdy Yuhana, S.H., M.H., resmi membuka Konferensi Daerah (Konferda) II dan Sarasehan Kebangsaan DPD PA GMNI Nusa Tenggara Timur (NTT) di Sasando International Hotel, Kota Kupang, Sabtu (18/7).

​Dalam forum tertinggi tingkat daerah yang dihadiri delegasi dari 22 kabupaten/kota se-NTT ini, Abdy memberikan perhatian khusus pada keberhasilan konsolidasi organisasi di bumi Flobamora. Ia memuji soliditas kepengurusan lokal dan menyebut DPD PA GMNI NTT sebagai salah satu kiblat organisasi daerah terbaik di Indonesia.

​Abdy menyoroti penyebaran alumni GMNI NTT yang kini menempati berbagai posisi strategis, mulai dari ranah legislatif, birokrasi pemerintahan, hingga lembaga publik independen. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti empiris keberhasilan organisasi dalam mencetak figur pemikir.

Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres

​"Fakta empiris ini membuktikan secara gamblang bahwa eksistensi PA GMNI NTT nyata dirasakan sebagai wadah pematangan sekaligus sumber kader utama bagi ruang kebangsaan," ujar Abdy.

​Lebih lanjut, politisi nasional tersebut memberikan instruksi strategis agar seluruh alumni merapatkan barisan. Ia meminta kader untuk menjaga marwah organisasi serta konsisten mengawal kebijakan publik yang berpihak pada rakyat kecil.

​“Apa yang sudah dicapai di NTT ini sudah sangat luar biasa. Tugas kepengurusan baru adalah menjaga konsistensinya dengan kuat, sehingga forum ini tetap menjadi sentral pergerakan serta kontrol kebijakan bagi kader-kader Marhaenis,” tegas Abdy Yuhana di hadapan ratusan peserta forum.

​Semangat konsolidasi yang digaungkan Abdy berkelindan erat dengan pandangan narasumber Sarasehan Kebangsaan, Dr. Andreas Hugo Pareira. Wakil Ketua Bidang Politik Dewan Pakar Nasional PA GMNI sekaligus Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil NTT I tersebut menekankan pentingnya merawat nalar kritis demi melahirkan kebijakan yang membumi.

​Merespons hal itu, Ketua DPD PA GMNI NTT, Yoseph Dasi Djawa, S.Fil., melayangkan otokritik tajam kepada pemerintah pusat. Ia menilai regulasi pembangunan nasional saat ini masih mendegradasi esensi serta potensi nyata dari konsep negara kepulauan di NTT.

Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

​Konferda II NTT yang mengusung tema "Bersatu Lawan Neo-Kolonialisme" ini diagendakan untuk merumuskan arah kebijakan strategis sekaligus memilih kepengurusan baru periode 2026–2031.

​Turut hadir mendampingi Sekjen Abdy Yuhana dari jajaran pengurus pusat, yaitu Wakil Ketua Umum DPP PA GMNI Ir. Ugik Kurniadi, M.T., dan Wasekjen Robby R. Repi, S.H., M.Th.

​Sementara itu, Ketua Panitia Yohanes Hamba Lati (Yoppy) bersama Sekretaris Panitia Emanuel Kolfidus menambahkan bahwa instruksi untuk bergerak membumi telah diimplementasikan sejak awal Juli melalui berbagai aksi sosial. Aksi nyata tersebut meliputi penghijauan mata air di Kelurahan Bello, donor darah kemanusiaan bersama PMI NTT yang berhasil mengumpulkan 30 kantong darah, serta penyaluran paket alat tulis sekolah.

Quote