Jakarta, Gesuri.id - Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menilai Turnamen Sepak Bola Tiga Pilar Cup Piala Persinga Ngawi 2026 mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap olahraga, khususnya sepak bola. Turnamen yang digelar di Lapangan Alun-Alun Merdeka Kabupaten Ngawi itu juga dinilai memberikan dampak positif terhadap perekonomian pelaku UMKM.
“Hal itu terbukti dengan antusiasme masyarakat yang menonton dan para peserta yang tergabung dalam tim turnamen Tiga Pilar Cup,” kata Wabup Antok, dikutip Kamis (1/10/2026).
Turnamen Tiga Pilar Cup mempertemukan tim-tim yang berasal dari kecamatan se-Kabupaten Ngawi. Para pemain berasal dari unsur kecamatan, Polsek, dan Koramil. Selain itu, terdapat pula tim gabungan kepala OPD, dokter dan perawat, DPRD Kabupaten Ngawi, serta wartawan.
Turnamen tersebut diikuti sejumlah tim yang terbagi dalam enam grup. Setelah melewati persaingan di fase grup, kompetisi kini telah memasuki babak delapan besar.
Menurut Dwi Rianto, tingginya antusiasme masyarakat tidak hanya terlihat dari jumlah penonton yang hadir menyaksikan pertandingan. Keramaian di sekitar lokasi juga turut dimanfaatkan pelaku UMKM untuk berjualan.
“Animo penonton juga luar biasa. Sehingga dapat tumbuh ekonomi kerakyatan melalui UMKM yang berjualan selama pertandingan berlangsung,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi itu.
Ia menilai penyelenggaraan Tiga Pilar Cup tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi wadah untuk membangun semangat olahraga dan kebersamaan antarunsur di Kabupaten Ngawi.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat dan peserta, turnamen Tiga Pilar Cup rencananya akan digelar secara rutin. Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus menjadi agenda olahraga yang melibatkan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Ngawi.
Selain sebagai ajang olahraga dan hiburan, turnamen ini juga diharapkan mampu memupuk kecintaan masyarakat terhadap Persinga Ngawi yang saat ini berlaga di kasta Liga 3 sepak bola Indonesia.
“Karena Persinga Ngawi aset bagi seluruh warga Ngawi. Bukan hanya milik CEO saja,” tandasnya.

















































































