Ikuti Kami

Sonny Danaparamita: Pentingnya Pembinaan Sepak Bola Usia Dini yang Berkelanjutan dan Profesional

"Talenta muda kita banyak. Tinggal bagaimana pembinaannya dilakukan secara serius, berjenjang dan profesional."

Sonny Danaparamita: Pentingnya Pembinaan Sepak Bola Usia Dini yang Berkelanjutan dan Profesional
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita (paling kanan).

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menegaskan pentingnya pembinaan sepak bola usia dini yang berkelanjutan dan profesional guna melahirkan atlet-atlet muda berprestasi dari daerah. 

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri seleksi terbuka skuad Banteng Jatim FC U-17 di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Sabtu.

“Talenta muda kita banyak. Tinggal bagaimana pembinaannya dilakukan secara serius, berjenjang dan profesional. Jangan hanya semangat sesaat,” ujarnya, dikutip Rabu (4/3).

Menurut Sonny, antusiasme ratusan peserta yang mengikuti seleksi menjadi bukti bahwa potensi sepak bola di daerah sangat besar. Namun, ia menekankan potensi tersebut harus diiringi dengan sistem pembinaan yang jelas dan konsisten agar mampu menghasilkan pemain yang siap bersaing di level lebih tinggi.

Ia menilai ajang seleksi terbuka seperti ini menjadi ruang penting bagi anak-anak muda untuk menunjukkan kemampuan tanpa sekat dan tanpa praktik titipan. Proses yang objektif, kata Sonny, akan melahirkan pemain yang benar-benar siap bersaing di level lebih tinggi.

“Sepak bola mengajarkan kerja tim, mental bertanding, dan daya juang. Ini bagian dari investasi sumber daya manusia,” ujarnya.

Sonny juga menyampaikan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, tidak hanya berbicara soal prestasi, tetapi juga pembentukan karakter. Disiplin, kerja keras, dan sportivitas merupakan nilai-nilai yang terbentuk melalui proses latihan dan kompetisi.

Ia berharap, melalui persiapan menuju Soekarno Cup 2026, Jawa Timur mampu kembali menunjukkan dominasinya sekaligus membuka jalan bagi pemain muda untuk meniti karier di tingkat nasional bahkan profesional.

Selain itu, ia mendorong sinergi antara pemerintah daerah, klub, pelatih, dan para pemangku kepentingan olahraga agar pembinaan tidak berhenti pada ajang turnamen semata, melainkan berkelanjutan dalam pengembangan jangka panjang.

“Kalau kita serius membangun dari usia muda, saya optimistis akan lahir pemain-pemain hebat dari Banyuwangi dan daerah lain di Jawa Timur,” pungkasnya.

Quote