Jakarta, Gesuri.id – Kabupaten Blitar tetap menjadi salah satu wilayah strategis yang menjadi lumbung suara utama bagi PDI Perjuangan di Jawa Timur.
Menyongsong agenda politik mendatang, seluruh kader diinstruksikan untuk menjaga dan meningkatkan capaian yang telah diraih.
Pesan strategis tersebut disampaikan oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, dalam agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar di Pendapa Agung Hand Asta Sih, Srengat, Selasa (14/4).
Baca: Jangkar Baja Nilai Ganjar Pranowo Sosok Yang Otentik & Konsisten
Deni menegaskan bahwa Kabupaten Blitar memiliki nilai historis dan politis yang sangat penting bagi partai berlogo banteng moncong putih tersebut. Momentum Musancab ini digunakan sebagai sarana konsolidasi organisasi sekaligus percepatan regenerasi kader di tingkat akar rumput.
"Kami memberikan pesan strategis agar basis kekuatan partai di Kabupaten Blitar ini terus dijaga. Ini adalah daerah penting bagi PDI Perjuangan," ujar Deni.
Politisi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jatim ini menambahkan, penguatan struktur partai mutlak dilakukan untuk memperbaiki performa pada pemilu mendatang, berkaca pada fluktuasi perolehan kursi sebelumnya.
"Kami menargetkan peningkatan kembali jumlah kursi pada pemilu mendatang. Karena itu, konsolidasi tidak boleh kendur," tegasnya.
Musancab di Kabupaten Blitar merupakan bagian dari rangkaian restrukturisasi organisasi partai di Jawa Timur. Deni mengapresiasi kesiapan Kabupaten Blitar yang dinilai sangat tertib dalam melaksanakan proses penjaringan.
Salah satu poin menonjol dalam restrukturisasi kali ini adalah komposisi kader muda. Deni mengungkapkan bahwa saat ini lebih dari 30 persen struktur kepengurusan telah diisi oleh kader berusia di bawah 35 tahun.
Baca: Ganjar Pranowo Dinilai Punya Keberanian Ambil Risiko
"Minimal satu unsur KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) harus berasal dari kader muda. Kabupaten Blitar telah memenuhi syarat tersebut di seluruh 22 kecamatan," jelas Deni.
Selain urusan internal, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga menginstruksikan jajaran DPC untuk aktif mengawal jalannya pemerintahan daerah agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat. Menurutnya, kepercayaan publik sangat bergantung pada kualitas pelayanan pemerintah yang didukung oleh partai.
"Kami berharap tata kelola pemerintahan di Kabupaten Blitar berjalan optimal. Jika masyarakat puas, kepercayaan akan meningkat dan kemenangan pada Pilkada mendatang bisa kembali diraih," pungkasnya.
Dengan berakhirnya Musancab ini, PDI Perjuangan Kabupaten Blitar kini fokus pada penguatan soliditas organisasi dan perluasan peran kader muda guna mempertahankan statusnya sebagai basis kekuatan politik di Jawa Timur.

















































































