Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster, berpesan kepada fraksi PDI Perjuangan di DPRD Tabanan agar tidak bersikap otoriter.
Imbauan tersebut disampaikan mengingat dominasi kursi PDI Perjuangan di DPRD Tabanan yang cukup besar.
Dari total 40 kursi yang tersedia di DPRD Tabanan, fraksi PDI Perjuangan menguasai 31 kursi atau sekitar 77,5 persen.
Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik
"Saya tahu PDI Perjuangan di Tabanan sing ade lawan (tidak ada lawan). Dari 41 kursi, 31 kader dari PDI Perjuangan. Sebagai mayoritas, saya berpesan jangan otoriter dan seenaknya di DPRD," tegas Wayan Koster, Selasa (24/3).
Koster meminta para kader untuk tetap menggandeng serta bermusyawarah dengan fraksi lain. Menurutnya, hal tersebut penting karena tujuan utama kerja DPRD adalah untuk kepentingan rakyat.
"Sejauh ini DPRD Tabanan saya lihat sudah bagus, terutama anggota fraksi kita," ucap Koster.
Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
Selain itu, Koster berharap PDI Perjuangan di Tabanan tetap dicintai masyarakat. Namun, hal tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas kader.
"Partai ini harus naik kelas. Dulu yang penting banyak, sekarang selain banyak itu harus didukung juga dengan kualitas," tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Wayan Koster juga mengukuhkan sebanyak 5.079 kader mulai dari tingkat anak ranting, ranting, PAC, hingga DPC untuk masa bakti 2025-2030.

















































































