Ikuti Kami

Lantik 18 PAC PDI Perjuangan Palembang, Ayu Nur Suri Tekankan Konsolidasi hingga Anak Ranting

Ayu meminta kepengurusan baru tidak berhenti pada penguatan struktur di tingkat kecamatan.

Lantik 18 PAC PDI Perjuangan Palembang, Ayu Nur Suri Tekankan Konsolidasi hingga Anak Ranting
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Palembang Ayu Nur Suri, SE., MM.

Palembang, Gesuri.id — Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Palembang Ayu Nur Suri, SE., MM., menekankan pentingnya memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat Ranting dan Anak Ranting setelah 18 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kota Palembang periode 2025-2030 dilantik.

Ayu meminta kepengurusan baru tidak berhenti pada penguatan struktur di tingkat kecamatan, tetapi segera memastikan organisasi bergerak hingga tingkat paling bawah dan hadir secara konsisten di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Ayu dalam pelantikan 18 PAC PDI Perjuangan se-Kota Palembang di Ballroom Hotel Sultan Palembang.

Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

Pelantikan dilakukan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan H Devi Suhartoni. Kegiatan turut dihadiri jajaran DPD PDI Perjuangan Sumsel, DPC PDI Perjuangan Kota Palembang, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sumatera Selatan dan DPRD Kota Palembang, serta pengurus PAC, Ranting dan Anak Ranting.

Ayu menegaskan pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momentum untuk meneguhkan tanggung jawab dan disiplin organisasi sekaligus menggerakkan kerja nyata para pengurus di tengah masyarakat.

"Pelantikan ini adalah peneguhan tanggung jawab, penguatan disiplin, dan awal dari kerja nyata pengurus PAC di tengah masyarakat," kata Ayu seperti yang derima redaksi Senin (21/9).

Menurut Ayu, PAC memiliki peran strategis dalam menggerakkan struktur partai di tingkat kecamatan. Karena itu, setelah dilantik, pengurus diminta segera membangun koordinasi dengan Ranting dan Anak Ranting.

Konsolidasi tersebut meliputi pendataan dan pembinaan kader serta simpatisan, penguatan komunikasi dengan masyarakat, penyerapan aspirasi, pendidikan politik, hingga kegiatan sosial dan gotong royong.

Pengurus PAC juga diminta menyusun program kerja yang nyata, terukur dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.

"Partai tidak boleh hanya hadir ketika membutuhkan suara rakyat. Partai harus hadir ketika rakyat membutuhkan kepedulian, pembelaan dan solusi," ujarnya.

Ayu mengakui PDI Perjuangan Kota Palembang masih menghadapi tantangan dalam perjalanan politiknya. 

"Karena itu, penguatan struktur dari bawah menjadi bagian penting dalam membangun organisasi yang solid sekaligus memperkuat kembali kedekatan partai dengan masyarakat,"jelasnya 

Dalam arahannya, Ayu juga meminta seluruh pengurus PAC memahami dan menjalankan prinsip Lima Mantap Organisasi, yakni Mantap Ideologi, Mantap Organisasi, Mantap Kader, Mantap Program dan Mantap Sumber Daya.

Mantap Ideologi diarahkan untuk memastikan kader memahami Pancasila 1 Juni 1945, cita-cita Proklamasi Kemerdekaan serta ajaran Bung Karno sebagai sumber inspirasi perjuangan.

Mantap Organisasi menekankan pentingnya struktur yang tertata, pembagian tugas yang jelas serta kepatuhan terhadap AD/ART dan aturan partai.

Sementara Mantap Kader diarahkan untuk membentuk kader yang militan, berintegritas dan memahami tugasnya sebagai bagian dari organisasi. Mantap Program menekankan penyusunan program kerja yang jelas, terukur dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Adapun Mantap Sumber Daya menekankan pengelolaan sumber daya organisasi secara tertib, bertanggung jawab dan berkelanjutan.

"Lima Mantap Organisasi bukan sekadar slogan. Ini adalah fondasi agar partai memiliki arah, disiplin, kekuatan kader, program yang nyata dan kemampuan bergerak secara berkelanjutan," kata Ayu.

Selain konsolidasi struktur, Ayu mengingatkan pengurus PAC agar memahami Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PDI Perjuangan.

Menurutnya, AD/ART menjadi landasan dalam menjalankan kehidupan organisasi dan mekanisme internal partai. Karena itu, pengurus harus memahami struktur, tugas dan kewenangan masing-masing serta menjalankan keputusan organisasi sesuai aturan.

"Jangan sampai kader hanya mengenal nama partai, tetapi tidak memahami aturan dan arah perjuangannya," tegasnya.

Pemahaman terhadap AD/ART, lanjut Ayu, menjadi bagian penting dalam membentuk kader yang disiplin, memahami tugas dan tanggung jawabnya, serta mampu menjalankan kerja organisasi sesuai mekanisme partai.

"AD/ART harus dipahami setiap kader, karena dari sanalah kita tahu tugas, tanggung jawab dan batas kewenangan dalam organisasi. Kader yang memahami aturan akan lebih tertib, disiplin dan solid dalam menjalankan perjuangan partai," kata Ayu.

Ayu selanjutnya meminta 18 PAC yang telah dilantik tidak hanya fokus pada konsolidasi internal, tetapi juga memperkuat kerja nyata di tengah masyarakat.

Kegiatan sosial, gotong royong, penyerapan aspirasi dan pendidikan politik diharapkan menjadi bagian dari aktivitas organisasi secara berkelanjutan, bukan hanya dilakukan menjelang momentum politik.

Menurut Ayu, kekuatan partai tidak cukup dibangun melalui struktur formal. Organisasi harus mampu bergerak secara konsisten dan menjaga kedekatan dengan masyarakat.

"Kemenangan tidak cukup hanya diharapkan. Kemenangan harus dipersiapkan melalui organisasi yang kuat, kader yang solid, kerja politik yang terukur dan kedekatan yang nyata dengan rakyat," ujarnya.

Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak

Ia juga mengajak seluruh jajaran PDI Perjuangan Kota Palembang memperjuangkan kembali kepercayaan masyarakat melalui proses demokrasi dan kerja politik yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Mari kita perjuangkan kembali kepercayaan rakyat dan memperkuat kepemimpinan PDI Perjuangan di DPRD Kota Palembang melalui proses demokrasi dan dukungan rakyat," kata Ayu.

Dengan dilantiknya 18 PAC periode 2025-2030, Ayu berharap konsolidasi PDI Perjuangan Kota Palembang semakin solid dan kerja organisasi hingga Anak Ranting semakin nyata.

"Setelah dilantik, saatnya bergerak. PAC, Ranting dan Anak Ranting harus hidup, bekerja dan hadir bersama rakyat," pungkas Ayu.

Quote